Penutupan Sementara Jalur Pendakian Gunung Sibayak untuk Pemulihan Ekosistem
Jalur pendakian Gunung Sibayak ditutup mulai 15 Oktober hingga 15 November 2026 untuk pemulihan ekosistem dan penataan infrastruktur jalur.
Redaksi iNarasikita·Rabu, 14 Oktober 2026, 15.44 WITA·👁 3 orang membaca· 0 hari ini · 175x dibuka
📷 ANTARAKendari, ıNarasikita - Pemerintah Provinsi Sumatera Utara melalui UPTD Taman Hutan Raya Bukit Barisan telah mengeluarkan kebijakan penutupan sementara jalur pendakian Gunung Sibayak. Penutupan berlaku selama dua bulan, dimulai 15 Oktober 2026 hingga 15 November 2026, sebagai bagian dari upaya pemulihan lingkungan dan penataan aksesibilitas jalur pendakian. Keputusan ini tertuang dalam Surat Edaran Nomor 100.3.4/1/UPTD TAHURA BB/X/2026 yang dikeluarkan pada 13 Oktober 2026.
Kepala UPTD Taman Hutan Raya Bukit Barisan, Faisal Simangunsong, membenarkan adanya penutupan tersebut dan menegaskan bahwa pembukaan kembali akan dilakukan setelah dilakukan evaluasi terhadap hasil pemulihan ekosistem serta kesiapan infrastruktur jalur. Ia menyampaikan bahwa informasi resmi mengenai kapan jalur dibuka kembali akan disampaikan secara terbuka melalui saluran resmi pengelola kawasan.
Meskipun surat edaran tidak menjelaskan secara rinci jenis kegiatan pemulihan, lokasi pekerjaan, atau bentuk penataan yang akan dilakukan, pengelola menekankan bahwa penutupan ini merupakan langkah strategis untuk menjaga keseimbangan antara aktivitas wisata dan pelestarian alam. Gunung Sibayak, sebagai destinasi wisata alam unggulan di Kabupaten Karo, memiliki peran penting dalam pelestarian kawasan konservasi khas kawasan Bukit Barisan.
Dalam imbauan resmi yang disebar melalui akun media sosial @gunungsibayakofficial, masyarakat, calon pendaki, dan pengunjung diminta mematuhi larangan masuk selama masa penutupan. Langkah ini diharapkan dapat menciptakan ruang bagi proses pemulihan ekosistem secara optimal serta memastikan keamanan dan kenyamanan saat jalur kembali dibuka. Pengelola menekankan pentingnya kesadaran bersama dalam menjaga kelestarian alam sebagai kebanggaan daerah.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Gubernur Kalteng Tanam Pohon di Lokasi Karhutla Tumbang Nusa
Gubernur Kalteng lakukan penanaman pohon di wilayah terdampak kebakaran hutan dan lahan sebagai bagian dari rehabilitasi lingkungan dan ajakan bersama jaga kelestarian alam.
24 Oktober 2026

Menteri Tinjau Langsung BSPS di Jakarta Barat
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman meninjau program BSPS di Cengkareng untuk memastikan bantuan bedah rumah sampai tepat sasaran kepada masyarakat berpenghasilan rendah.
24 Oktober 2026

Pemerintah dan Pertamina Percepat Siap Operasional Kilang RDMP Balikpapan
Pemerintah dan Pertamina memastikan kesiapan operasional Kilang RDMP Balikpapan dengan progres 99 persen, demi menjaga keandalan pasokan energi nasional.
24 Oktober 2026

Pemerintah Perkuat Rantai Pasok Pangan Hadapi Tantangan Iklim
Menteri Pertanian menekankan perlunya perbaikan rantai pasok pangan untuk mengatasi disparitas harga antara peternak dan konsumen di tengah ancaman iklim ekstrem.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

D-8 Dorong Perdamaian Melalui Diplomasi dan Kolaborasi Ekonomi
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.26 WITA

Madrasah Harus Jadi Ruang Belajar Inklusif dan Aman Digital
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.26 WITA

PLTS Terapung di Waduk Tembesi Capai 74 Persen Progres
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.25 WITA

OJK Sultra Dorong Inklusi Keuangan Lewat BIK 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.25 WITA
Sulut Juara Umum Kejurnas Pacuan Kuda 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.23 WITA

7 Kebiasaan Sederhana untuk Hidup Lebih Bahagia
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.21 WITA

Makan Sebelum dan Sesudah Olahraga, Kunci Optimalisasi Performa Tubuh
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.20 WITA

Monako Ungguli Dunia sebagai Tempat Tinggal Terbaik 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.11 WITA

