Perbarindo Dorong Penguatan Tata Kelola BPR-BPRS
Perbarindo menekankan pentingnya perbaikan tata kelola dan manajemen risiko di BPR-BPRS untuk mendukung penguatan layanan keuangan mikro dan kecil di daerah.
Redaksi iNarasikita·Senin, 19 Oktober 2026, 17.48 WITA·👁 3 orang membaca· 0 hari ini · 59x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Industri perbankan rakyat di Tanah Air, khususnya Bank Perekonomian Rakyat (BPR) dan Bank Perekonomian Rakyat Syariah (BPRS), dihadapkan pada tantangan struktural yang menuntut transformasi menyeluruh. Dalam forum Musyawarah Nasional XII Perbarindo, Ketua Umum DPP Perbarindo menyoroti perlunya perbaikan sistem internal, termasuk kualitas tata kelola dan pengelolaan risiko, guna menjawab dinamika ekonomi yang terus berubah. Ia menekankan bahwa keberlanjutan sektor ini tidak bisa dilepaskan dari komitmen bersama antara lembaga, industri, dan regulator dalam menyusun arah strategis ke depan.
Pertumbuhan kinerja BPR-BPRS hingga Juli 2026 menunjukkan momentum positif meskipun dalam lingkungan ekonomi yang kompleks. Data menunjukkan bahwa BPR berhasil meningkatkan aset sebesar 4,25% secara tahunan, sementara BPRS mencatat pertumbuhan lebih tinggi, yakni 12%. Di sektor kredit dan pembiayaan, BPR tumbuh 3,12% dan BPRS mencapai 6,23%, menunjukkan peran aktif dalam mendukung akses pembiayaan bagi usaha mikro dan kecil. Sementara itu, tabungan di BPR naik 4,21%, sedangkan BPRS mencatat pertumbuhan 10,27%, menandakan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap lembaga keuangan berbasis rakyat.
Peningkatan deposito juga tercatat, dengan BPR tumbuh 2,15% dan BPRS mencapai 4,58%, yang mencerminkan kenaikan minat masyarakat terhadap produk simpanan berjangka. Tedy menegaskan bahwa data ini menjadi bukti bahwa kepercayaan publik menjadi fondasi utama bagi pertumbuhan industri. Ia menekankan bahwa keberhasilan BPR-BPRS bukan hanya soal angka, tetapi juga kualitas layanan, keandalan, dan keterbukaan dalam menjalankan fungsi sebagai lembaga keuangan yang inklusif.
Untuk mewujudkan transformasi yang berkelanjutan, diperlukan sinergi antara seluruh pemangku kepentingan. Konsensus visi-misi antara institusi BPR-BPRS, asosiasi, dan regulator menjadi kunci dalam menyusun roadmap industri yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat, terutama di wilayah terpencil dan daerah tertinggal. Dengan pendekatan yang terintegrasi, BPR-BPRS diharapkan mampu menjadi tulang punggung perekonomian rakyat yang berkelanjutan dan berdaya saing.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

D-8 Dorong Perdamaian Melalui Diplomasi dan Kolaborasi Ekonomi
Sekjen D-8 tegaskan peran strategis negara anggota dalam menjaga stabilitas global dan memperkuat kerja sama ekonomi melalui transformasi hijau dan digital.
24 Oktober 2026

Monako Ungguli Dunia sebagai Tempat Tinggal Terbaik 2026
Monako meraih posisi teratas dalam indeks tempat tinggal terbaik dunia 2026 berdasarkan evaluasi lima aspek kunci, termasuk kualitas hidup dan keamanan.
24 Oktober 2026

Gajian Jadi Waktu Tepat, Transmart Gelar Diskon Besar-besaran
Transmart menggelar Full Day Sale pada 25 Oktober 2026 dengan diskon hingga 50% + 20% khusus pemegang kartu kredit Bank Mega, Mega Syariah, dan Mandiri.
24 Oktober 2026

Kipas Angin Lokal Dominan, Komponen Impor dari China
Di Glodok, Jakarta Barat, mayoritas kipas angin merek lokal dirakit dalam negeri, tetapi sebagian besar komponennya berasal dari China, didukung harga kompetitif dan kebutuhan industri.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

Madrasah Harus Jadi Ruang Belajar Inklusif dan Aman Digital
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.26 WITA

PLTS Terapung di Waduk Tembesi Capai 74 Persen Progres
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.25 WITA

OJK Sultra Dorong Inklusi Keuangan Lewat BIK 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.25 WITA

Gubernur Kalteng Tanam Pohon di Lokasi Karhutla Tumbang Nusa
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.24 WITA

Menteri Tinjau Langsung BSPS di Jakarta Barat
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.24 WITA
Sulut Juara Umum Kejurnas Pacuan Kuda 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.23 WITA

7 Kebiasaan Sederhana untuk Hidup Lebih Bahagia
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.21 WITA

Makan Sebelum dan Sesudah Olahraga, Kunci Optimalisasi Performa Tubuh
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.20 WITA

