Jumat, 18 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Polda Sultra Gelar Doa Bersama Peringati HUT ke-30

Polda Sultra peringati ulang tahun ke-30 dengan doa bersama lintas agama dan tausiah Ustadz Das’ad Latif, tegaskan komitmen pelayanan humanis dan profesional.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Jumat, 18 September 2026, 22.20 WITA·👁 1 orang membaca· 1 hari ini · 4x dibuka
Polda Sultra Gelar Doa Bersama Peringati HUT ke-30📷 MediaKendari

Kendari, ıNarasikita - Polda Sulawesi Tenggara menyelenggarakan doa bersama di Masjid Al-Amin sebagai bagian dari peringatan Hari Jadi ke-30, pada Jumat (18/9/2026). Kegiatan ini menjadi momen refleksi atas tiga dekade perjuangan dalam menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat di wilayah Sulawesi Tenggara, yang dikenal sebagai Bumi Anoa. Hadir dalam acara tersebut, Kapolda Sultra Irjen Pol Dr. Himawan Bayu Aji, S.H., S.I.K., M.H., bersama jajaran pejabat utama, Ketua Bhayangkari Daerah Sultra Ny. Ika Himawan, serta seluruh personel Polda yang secara daring juga mengikuti dari Polres jajaran.

Acara menampilkan doa lintas agama, menunjukkan komitmen Polda Sultra dalam membangun kerukunan antarumat beragama. Personel muslim berdoa di Masjid Al-Amin, personel Hindu di Pura Dharma Chakti Raharja yang dipimpin Aipda Made Sastrawan, sementara personel Nasrani menyelenggarakan ibadah di Gereja Oikumene dipimpin Pendeta Dr. H. Luci Setiawan. Kapolda menekankan bahwa perjalanan 30 tahun bukan sekadar pencapaian administratif, melainkan pengalaman kolektif yang mengukuhkan tanggung jawab untuk terus berkontribusi bagi kemaslahatan masyarakat.

Dalam sambutannya, Kapolda menyampaikan harapan agar setiap langkah ke depan didasari semangat tulus, ikhlas, dan penuh tanggung jawab. Ia menegaskan prinsip bahwa keberhasilan sejati dilihat dari sejauh mana seseorang memberi manfaat bagi sesama, mengutip ungkapan _Khairunnas anfahum linnas_, yang berarti sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi sesama. Doa bersama ini juga menjadi wadah introspeksi diri dalam menjaga profesionalisme dan kualitas pelayanan publik.

Ustadz Dr. H. Das’ad Latif, yang hadir sebagai pembicara utama, memberikan tausiah tentang makna doa dalam kehidupan. Ia menekankan bahwa doa tidak selalu dikabulkan sesuai permintaan, tetapi bisa berupa penggantian dengan yang lebih baik, penundaan hingga waktu yang tepat, atau bahkan menjadi kebaikan di akhirat. Ia mengajak seluruh hadirin untuk tidak hanya memohon keberhasilan duniawi, tetapi juga memohon kehidupan yang baik dan husnul khatimah.

Pada kesempatan itu, Polda Sultra kembali menegaskan komitmen melalui tagline JAGA BUMI ANOA, yang mencakup lima pilar: menjaga masyarakat, menjaga wilayah, menjaga lingkungan, menjaga persatuan, dan menjaga kepercayaan. Melalui peringatan HUT ke-30, institusi ini menegaskan bahwa keberhasilan ke depan bergantung pada sinergi lintas elemen, pelayanan yang humanis, serta kesadaran kolektif untuk menjadi garda terdepan dalam membangun Sulawesi Tenggara yang aman, damai, dan berkeadilan.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya