POTE: Serial Horor Indonesia yang Goyang Pemikiran Penonton
Serial horor original VISION+ berjudul POTE menggambarkan ketegangan ekstrem saat lima dokter muda terjebak dalam misteri pulau terlarang dengan aturan kutukan tak terpahami.
Redaksi iNarasikita·Selasa, 13 Oktober 2026, 21.00 WITA·👁 3 orang membaca· 0 hari ini · 169x dibuka
📷 SindonewsKendari, ıNarasikita - Lima dokter muda yang awalnya bertugas menangani wabah misterius di Pulau Marunda kini terjebak dalam permainan hidup dan mati yang tak terduga. Cerita berawal dari misi kemanusiaan yang berubah menjadi pengalaman menakutkan saat kejadian-kejadian aneh mulai menghantui mereka. Setiap langkah mereka diawasi oleh kehadiran tak kasat mata yang membawa ancaman laten, mengubah pulau menjadi tempat yang penuh dengan ketegangan psikologis dan rasa takut yang tak kunjung padam.
Di balik kejadian itu terungkap kisah kelam tentang sebuah telaga yang dilarang dikunjungi, tempat yang menjadi pusat kutukan mengerikan. Makhluk bernama POTE, yang tak terlihat secara fisik, menyebar teror melalui aturan yang tak terpahami: siapa pun yang melihat seseorang tewas akan menjadi korban berikutnya. Aturan ini menciptakan ketegangan internal yang lebih mematikan daripada ancaman fisik, karena setiap orang harus waspada terhadap rekan mereka sendiri.
Ketegangan tak hanya berasal dari ancaman eksternal, tetapi juga dari ketidakpercayaan dan tekanan psikologis yang memicu konflik internal di antara para dokter. Mereka harus berusaha memahami asal-usul kutukan sambil berjuang untuk bertahan hidup, tanpa tahu siapa yang bisa dipercaya. Setiap keputusan membawa risiko, dan setiap detik berlalu membawa potensi kehancuran.
Serial ini berhasil menciptakan narasi horor yang berbeda dari genre lainnya, dengan fokus pada dinamika manusia di bawah tekanan ekstrem dan misteri budaya yang diangkat secara halus namun kuat. POTE bukan sekadar cerita tentang hantu, melainkan eksplorasi tentang ketakutan, kesadaran, dan batas-batas keberanian manusia dalam menghadapi hal yang tak terlihat.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Madrasah Harus Jadi Ruang Belajar Inklusif dan Aman Digital
Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI dorong transformasi madrasah menuju lingkungan belajar inklusif, aman secara digital, dan berkeadilan melalui kolaborasi semua pihak.
24 Oktober 2026
Sulut Juara Umum Kejurnas Pacuan Kuda 2026
Kontingen Sulawesi Utara keluar sebagai juara umum Kejurnas Pacuan Kuda Pordasi ke-60 Seri 2 tahun 2026, mengamankan Piala Presiden dalam perhelatan nasional.
24 Oktober 2026

7 Kebiasaan Sederhana untuk Hidup Lebih Bahagia
Studi menunjukkan bahwa kebahagiaan dapat dibangun melalui gaya hidup sehat, interaksi sosial, dan tujuan jangka panjang.
24 Oktober 2026

Pupuk Indonesia Dorong Ketahanan Pangan Lewat Irigasi Berkelanjutan
Pupuk Indonesia bersama Rabu Biru Foundation resmikan sistem irigasi di lima daerah, termasuk Gunungkidul, untuk tingkatkan produktivitas pertanian di lahan tadah hujan.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

D-8 Dorong Perdamaian Melalui Diplomasi dan Kolaborasi Ekonomi
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.26 WITA

PLTS Terapung di Waduk Tembesi Capai 74 Persen Progres
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.25 WITA

OJK Sultra Dorong Inklusi Keuangan Lewat BIK 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.25 WITA

Gubernur Kalteng Tanam Pohon di Lokasi Karhutla Tumbang Nusa
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.24 WITA

Menteri Tinjau Langsung BSPS di Jakarta Barat
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.24 WITA

Makan Sebelum dan Sesudah Olahraga, Kunci Optimalisasi Performa Tubuh
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.20 WITA

Monako Ungguli Dunia sebagai Tempat Tinggal Terbaik 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.11 WITA

Honda Bikers Day 2026 Tancapkan Semangat Kebangkitan di Ambarawa
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.10 WITA

