Sabtu, 24 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Prabowo Jamu Wakil PM Rusia di Istana Bogor

Presiden Prabowo Subianto menyelenggarakan jamuan kenegaraan di Istana Bogor untuk Wakil Perdana Menteri Rusia, tanpa perayaan ulang tahun, dengan fokus pada diplomasi dan perkenalan kabinet.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Sabtu, 17 Oktober 2026, 23.27 WITA·👁 4 orang membaca· 0 hari ini · 86x dibuka
Prabowo Jamu Wakil PM Rusia di Istana Bogor📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Presiden Prabowo Subianto menggelar jamuan kenegaraan di Istana Kepresidenan Bogor pada Jumat malam, 16 Oktober, untuk menyambut Wakil Perdana Menteri Rusia beserta rombongan. Acara tersebut digelar secara resmi sebagai bentuk penghargaan terhadap hubungan bilateral yang telah lama dibangun antara Indonesia dan Rusia, serta sebagai momen strategis untuk memperkenalkan seluruh anggota Kabinet Merah Putih kepada delegasi asing.

Kegiatan diawali dengan pertunjukan tarian daerah sebagai bentuk kekayaan budaya nasional, dilanjutkan dengan makan malam kenegaraan. Dalam kesempatan itu, Presiden menegaskan komitmen Indonesia untuk menjadikan Rusia sebagai sahabat sejati, menyoroti kontribusi historis Uni Soviet dan Rusia terhadap pembangunan Indonesia di masa lalu, terutama dalam bidang teknologi dan pendidikan.

Sejumlah menteri dan pejabat tinggi turut hadir, termasuk Menteri UMKM Maman Abdurrahman, Menteri PPPA Arifatul Choiri Fauzi, Wakil Menteri Haji Dahnil Anzar Simanjuntak, Wakil Menteri PUPR Diana Kusumastuti, Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Irene Umar, Wakil Menteri Ketenagakerjaan Ferry Noor, Wakil Menteri Kesehatan Benjamin Paulus Octavianus, Wakil Menteri Pertahanan Yusuf Jauhari, Wakil Menteri Perumahan Fahri Hamzah, serta Utusan Khusus Presiden Bidang Pemuda dan Seni Raffi Ahmad. Kepala BRIN Arif Satria dan KSAU Marsekal Tonny Harjono juga terlihat hadir, menandai keterlibatan sektor strategis dalam pertemuan tersebut.

Kepala Badan Komunikasi RI, Syahganda Nainggolan, menegaskan bahwa acara bukanlah perayaan ulang tahun Presiden, yang jatuh pada 17 Oktober. Ia menekankan bahwa tujuan utama adalah memperkuat hubungan diplomatik dan memperkenalkan struktur kabinet kepada mitra internasional. “Ini adalah kesempatan penting untuk memperkenalkan seluruh anggota kabinet kepada delegasi Rusia,” ujar Syahganda.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya