Prabowo Lantik Kabinet Baru, Kritik soal Efisiensi Meningkat
Reshuffle kabinet ketujuh Presiden Prabowo Subianto digelar di Istana Negara, namun tetap menuai kritik karena belum menunjukkan efisiensi dan kualitas keberpihakan terhadap kompetensi.
Redaksi iNarasikita·Jumat, 2 Oktober 2026, 09.03 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
📷 BBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Presiden Prabowo Subianto resmi melantik sejumlah pejabat baru dalam perombakan kabinet ketujuh sejak menjabat. Pelantikan berlangsung di Istana Merdeka, Jakarta, pada Kamis (1/10), dan mencakup perubahan di posisi menteri, wakil menteri, hingga kepala lembaga negara. Di antaranya, Bahlil Lahadalia menjabat Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi sekaligus Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, sementara Arrmanatha Nasir resmi menjabat sebagai Menteri Luar Negeri. Dalam prosesi sumpah jabatan, Presiden menegaskan komitmen para pejabat untuk menjunjung tinggi konstitusi dan menjalankan tugas dengan tanggung jawab penuh.
Meski reshuffle menjadi hak konstitusional Presiden, sejumlah analis menilai perubahan ini belum mampu memenuhi ekspektasi publik. Lely Arrianie, pakar komunikasi politik, menyatakan bahwa penjagaan posisi bagi tokoh dekat partai, seperti Sugiono yang kini menjabat Menko PMK, menunjukkan kecenderungan mempertahankan loyalitas politik daripada memilih berdasarkan kapabilitas. Ia menekankan bahwa efektivitas kabinet harus ditentukan oleh kualitas profesionalisme, bukan kedekatan dengan kekuasaan.
Kritik juga muncul terkait penambahan jumlah jabatan wakil menteri yang disebut memperbesar struktur birokrasi tanpa peningkatan kinerja. Masuknya Listyo Sigit Prabowo sebagai Kepala Staf Kepresidenan, yang dikenal memiliki kaitan dengan era pemerintahan sebelumnya, turut memperkuat spekulasi bahwa keputusan ini lebih dipengaruhi aliansi politik daripada kebutuhan teknis pemerintahan. Menurut Lely, hal ini menunjukkan bahwa perombakan belum sepenuhnya berbasis evaluasi kinerja, melainkan tetap mempertimbangkan pertimbangan kekuasaan internal.
Pada akhirnya, meskipun reshuffle dilakukan secara rutin—dengan enam kali perombakan sebelumnya dalam dua tahun pertama pemerintahan—keberhasilan kabinet dinilai tidak hanya dari frekuensi pergantian, melainkan dari dampak nyata terhadap kinerja pelayanan publik. Kritik terhadap kabinet yang dianggap belum efisien tetap relevan, terutama ketika pejabat yang dinilai kurang kompeten hanya digeser ke posisi lain tanpa perubahan substansial.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Serangan Houthi ke Gardu Listrik Madinah Dikonfirmasi Militer Saudi
Militer Saudi mengonfirmasi serangan Houthi terhadap gardu listrik Taibah di Madinah, menimbulkan kerusakan pada satu transformator tanpa gangguan jaringan listrik utama.
2 Oktober 2026

Taipan Pendukung Presiden Zimbabwe Tewas dalam Kecelakaan Helikopter
Konglomerat Zimbabwe Wicknell Chivayo dan istrinya tewas dalam kecelakaan helikopter di Marondera, menyisakan duka mendalam bagi keluarga, rekan bisnis, dan Presiden Emmerson Mnangagwa.
2 Oktober 2026

MK Gelar Sidang PHPU Pilpres Pagi Hari, Fokus Periksa Ijazah Wapres Gibran
Mahkamah Konstitusi menyelenggarakan sidang PHPU Pilpres 2024 pagi ini dengan agenda keterangan ahli terkait keabsahan ijazah Wapres Gibran Rakabuming Raka.
2 Oktober 2026

Transjakarta Perluas Bisnis ke Laut dan Udara
Gubernur DKI Jakarta merancang perluasan operasional Transjakarta ke transportasi laut dan udara, didukung kenaikan modal dasar menjadi Rp13,4 triliun dan ekspansi skala nasional hingga internasional.
2 Oktober 2026
Berita Lainnya

Avengers: Endgame Encore Siap Hadir dengan Konten Baru
Jumat, 2 Oktober 2026, 09.06 WITA

Lobang Buaya: 309 Hari Sebelum Tragedi
Jumat, 2 Oktober 2026, 09.06 WITA

Jim Hanson dan Perjalanan Menyelamatkan Anak Kecil di Perbatasan
Jumat, 2 Oktober 2026, 09.06 WITA

Komnas Anak Laporkan Bigmo atas Dugaan Eksploitasi Anak dalam Konten Vape
Jumat, 2 Oktober 2026, 09.05 WITA

Fjord dan NAZA Hadir di Jakarta World Cinema 2026
Jumat, 2 Oktober 2026, 09.05 WITA

Warga Rusun 609: Teror Arwah dan Perjuangan Bertahan di Tengah Ancaman Penggusuran
Jumat, 2 Oktober 2026, 09.05 WITA

<Anything But Ghosts Siap Guncang Bioskop Mei 2027>
Jumat, 2 Oktober 2026, 09.05 WITA

Keluarga Tak Setuju Hartnett Bintangi Verity, Reaksi Anak 12 Tahun Bikin Terkejut
Jumat, 2 Oktober 2026, 09.05 WITA

