Minggu, 25 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Prabowo Undang Kepala OJK Bahas Dampak Keputusan MSCI

Presiden Prabowo memanggil Ketua OJK ke Istana untuk membahas implikasi keputusan MSCI yang mengancam penurunan status pasar Indonesia.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Senin, 19 Oktober 2026, 17.47 WITA·👁 3 orang membaca· 0 hari ini · 53x dibuka
Prabowo Undang Kepala OJK Bahas Dampak Keputusan MSCI📷 CNBC Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Presiden Prabowo Subianto mengundang Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Friderica Widyasari Dewi, ke Istana Kepresidenan pada Senin (19/10/2026). Kedatangan yang tiba sekitar pukul 15.55 WIB ini menjadi perhatian pasar keuangan, mengingat konteks kebijakan MSCI yang kini sedang dikaji ulang. Friderica, yang akrab disapa Kiky, tampil dengan busana berwarna broken white, menandai keseriusan pertemuan yang digelar di tengah fluktuasi pasar.

Meski belum ada konfirmasi resmi dari pihak presiden, kunjungan ini diperkirakan terkait respons terhadap konsultasi MSCI yang mempertimbangkan penurunan status pasar modal Indonesia dari *emerging market* ke *standalone market*. Keputusan tersebut telah memicu penurunan indeks harga saham gabungan (IHSG) sejak Jumat lalu, memicu kekhawatiran di kalangan pelaku pasar dan regulator. OJK sendiri telah mempersiapkan laporan menyeluruh sebagai bahan diskusi.

Kiky menegaskan bahwa dirinya belum dapat membeberkan isi pembahasan, mengingat rapat masih berlangsung. Ia menyampaikan bahwa semua dokumen telah disiapkan secara matang, namun penjelasan lebih lanjut akan disampaikan setelah pertemuan selesai. "Saya sudah siapkan laporan semuanya. Nanti teman-teman setelah rapat baru saya update," ujarnya. Ia menolak menyampaikan detail respons OJK terhadap tekanan pasar saat ini.

Pertemuan ini menunjukkan komitmen pemerintah untuk memantau kondisi pasar secara langsung, terutama menyusul isu yang berpotensi memengaruhi investasi asing dan stabilitas keuangan nasional. OJK diharapkan dapat merumuskan strategi koordinasi dengan lembaga terkait guna menjaga kepercayaan pasar dan memitigasi dampak negatif dari keputusan MSCI.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya