Presiden Kolombia Tegaskan Kampus Bukan Wilayah Bebas Hukum
Pemerintah Kolombia menegaskan bahwa otonomi kampus tidak menghilangkan kewenangan negara atas ketertiban umum, termasuk intervensi polisi saat terjadi kekerasan.
Redaksi iNarasikita·Rabu, 16 September 2026, 07.34 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Presiden Kolombia, Abelardo de la Espriella, secara tegas menyatakan bahwa area kampus tidak dapat dianggap sebagai wilayah bebas hukum, terlepas dari prinsip otonomi akademik yang diakui secara konstitusional. Dalam pidato publiknya, ia menegaskan bahwa keberadaan kekuatan keamanan negara tetap dapat diaktifkan jika terjadi aksi kekerasan, vandalisme, atau ancaman serius terhadap keselamatan publik di lingkungan perguruan tinggi.
Kebijakan ini dirancang sebagai bagian dari protokol nasional yang membedakan antara demonstrasi damai yang dilindungi hukum dengan tindakan melanggar hukum. Presiden menekankan bahwa hak atas demonstrasi tetap dijamin, asalkan tidak melibatkan pelanggaran, perusakan, atau ancaman terhadap keamanan. Namun, jika terjadi tindak pidana atau ancaman terhadap aparat dan warga sipil, maka penegak hukum berhak turun tangan tanpa batasan wilayah.
Pernyataan ini menimbulkan perdebatan mendalam di tengah masyarakat Kolombia mengenai keseimbangan antara otonomi institusi pendidikan tinggi dan kewenangan negara dalam menjaga ketertiban. Meskipun otonomi kampus dijamin oleh konstitusi, pemerintah menegaskan bahwa prinsip tersebut tidak boleh digunakan sebagai alasan untuk menghindari tanggung jawab atas kejahatan atau ancaman terhadap keamanan nasional.
Langkah ini diperkenalkan sebagai bagian dari prioritas utama pemerintah dalam memperkuat keamanan publik dan menangani kekerasan secara tegas. Presiden menyerukan respons yang lebih proaktif terhadap kelompok atau individu yang terlibat dalam serangan terhadap aparat keamanan dan infrastruktur publik, termasuk di kawasan kampus.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Jalur Pendakian Gunung Lawu Ditutup Akibat Karhutla di Magetan
Penutupan sementara tiga jalur utama pendakian Gunung Lawu dilakukan untuk menjamin keselamatan pendaki menyusul munculnya titik api di wilayah Magetan.
16 September 2026

Pemerintah Tetapkan 26 Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama 2027
Pemerintah resmi menetapkan 18 hari libur nasional dan 8 hari cuti bersama untuk tahun 2027, berdasarkan SKB Tiga Menteri yang disepakati di Jakarta.
16 September 2026

2027 Ditetapkan 26 Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama
Pemerintah resmi menetapkan 26 hari libur di 2027, terdiri dari 18 hari libur nasional dan 8 hari cuti bersama, berdasarkan SKB Tiga Menteri.
16 September 2026

BYD Siap Produksi Truk Listrik Pertama di Eropa Tahun Depan
BYD menargetkan peluncuran truk berat listrik pertamanya di Eropa tahun depan, dengan rencana produksi lokal untuk menghindari ancaman tarif impor dari Uni Eropa.
16 September 2026
Berita Lainnya

Liburan ke Jepang Kini Lebih Mahal, Pemerintah Terapkan Tarif Berbeda
Rabu, 16 September 2026, 07.49 WITA

WIG 2026 Dorong Wisatawan Global Kenali Warisan Kuliner Lokal
Rabu, 16 September 2026, 07.47 WITA

7 Makanan Berbahaya yang Harus Dihindari Kelinci
Rabu, 16 September 2026, 07.46 WITA

Veloz Hybrid Puncaki Penjualan Hybrid Agustus 2026
Rabu, 16 September 2026, 07.45 WITA

Pengguna Keluhkan Bug Sistem Omo X Saat Gunakan Standar Samping
Rabu, 16 September 2026, 07.45 WITA

Trump Buka Ruang Pabrik Mobil China di AS
Rabu, 16 September 2026, 07.45 WITA

Toyota Siapkan Hilux Hidrogen untuk Eropa Mulai 2028
Rabu, 16 September 2026, 07.44 WITA

Kamera iPhone Lebih dari Sekadar Memotret
Rabu, 16 September 2026, 07.43 WITA


