Produksi Motor Listrik Nasional Siap Capai 100 Ribu Unit Tahun Depan
Pemerintah mempersiapkan ekosistem motor listrik nasional dengan target produksi 100.000 unit per tahun dan TKDN 60% pada 2027.
Redaksi iNarasikita·Rabu, 9 September 2026, 15.34 WITA·👁 5 orang membaca· 0 hari ini · 23x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Kementerian Perindustrian kini memperkuat fondasi industri kendaraan listrik melalui program Motor Listrik Nasional (Molinas), yang dirancang untuk mengintegrasikan seluruh rantai produksi dalam negeri. Sejalan dengan itu, PT LEN Industri (Persero) ditunjuk sebagai integrator utama, bertugas mengoordinasikan berbagai elemen mulai dari desain, manufaktur, hingga distribusi. Langkah ini merupakan bagian dari upaya menyempurnakan ekosistem kendaraan listrik secara menyeluruh, bukan sekadar fokus pada produksi akhir.
Dalam rapat kerja dengan Komisi VII DPR, Direktur Jenderal ILMATE menyatakan bahwa target tingkat komponen dalam negeri (TKDN) motor listrik nasional akan tumbuh secara bertahap, mulai dari 40% pada tahun ini menuju 60% pada tahun depan. Kenaikan ini sesuai dengan roadmap pemerintah yang mengatur pengembangan industri kendaraan listrik secara sistemik. Penetapan TKDN ini menjadi syarat penting agar produksi nasional benar-benar mendukung kemajuan industri dalam negeri.
Skala produksi Molinas dibangun dengan kapasitas mencapai 100.000 unit per tahun, didukung total investasi sebesar Rp2,6 triliun. Investasi ini melibatkan berbagai proses manufaktur dan keterlibatan sejumlah perusahaan strategis. Selain LEN sebagai integrator, kolaborasi juga melibatkan CATL yang sedang menyelesaikan pembangunan fasilitas baterai di Karawang, serta PLN untuk pengembangan stasiun pengisian daya.
Ekosistem Molinas mencakup seluruh aspek dari awal hingga akhir, mulai dari riset dan pengembangan, produksi, infrastruktur pengisian, distribusi, layanan purnajual, hingga pendanaan. Danantara ditetapkan sebagai mitra pendanaan utama, sementara manufaktur dan perakitan akan dikelola langsung oleh LEN setelah 2028. Dengan pendekatan terintegrasi ini, pemerintah berharap dapat menciptakan industri motor listrik yang mandiri, berkelanjutan, dan mampu bersaing di pasar regional.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Sopir Ojol Korban Tabrakan Mobil BYD Masih Dirawat di RS Fatmawati
Seorang pengemudi ojek online yang mengalami kecelakaan akibat tabrakan dengan mobil BYD di Blok M masih menjalani perawatan medis setelah mengalami patah kaki kiri.
25 Oktober 2026

Penjualan Hyundai dan Kia di China Meleset di Bawah 10.000 Unit
Penjualan gabungan Hyundai dan Kia di China turun di bawah 10.000 unit pada September, mencatat penurunan tahunan signifikan dan menandai kinerja terlemah sepanjang tahun ini.
25 Oktober 2026

Jepang Percepat Rilis Mobil Hadapi Dominasi China
Produsen otomotif Jepang mempercepat pengembangan kendaraan dengan strategi baru, termasuk pemangkasan waktu hingga 40 persen, demi mengejar ketertinggalan dari pesaing China yang lebih agresif.
25 Oktober 2026

BI Perpanjang DP 0% untuk Properti dan Kendaraan Hingga 2027
Bank Indonesia memperpanjang kebijakan uang muka nol persen untuk kredit properti dan pembiayaan kendaraan bermotor hingga akhir 2027.
25 Oktober 2026
Berita Lainnya

Anggota BPK Fathan Subchi Wafat di Usia 56 Tahun
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.59 WITA

Santri Klaten Diharapkan Jadi Pilar Pembangunan Indonesia Emas
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.58 WITA

Ribu Warga Albania Demo, Tuntut Mundurnya PM Akibat Krisis Hidup dan Korupsi
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.58 WITA

Prabowo Tegaskan Ketahanan Ekonomi Indonesia Hadapi Tekanan MSCI
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.57 WITA

243 Orang dan 14 Perusahaan Jadi Tersangka Karhutla
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.57 WITA

UMKM Binaan Pertamina Dorong Pemberdayaan Sosial dan Pelestarian Budaya
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.57 WITA

Penangkapan Jaringan Narkoba di Mesuji Ungkap Ratusan Ekstasi dan Senjata Rakitan
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.57 WITA

Pemprov Kaltim Dorong Literasi Keuangan untuk Perkuat Ekonomi Rakyat
Minggu, 25 Oktober 2026, 17.56 WITA

