Selasa, 15 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Purbaya Digantikan, Suahasil Nazara Resmi Jabat Menteri Keuangan

Purbaya Yudhi Sadewa resmi digantikan oleh Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan, setelah menjabat selama satu tahun dengan fokus pada stimulus likuiditas dan perlindungan daya beli masyarakat.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Selasa, 15 September 2026, 07.35 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Purbaya Digantikan, Suahasil Nazara Resmi Jabat Menteri Keuangan📷 CNBC Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Purbaya Yudhi Sadewa mengakhiri masa jabatannya sebagai Menteri Keuangan setelah satu tahun memimpin otoritas fiskal di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. Penggantinya, Suahasil Nazara, langsung dilantik dalam rangkaian reshuffle kabinet, menandai pergantian arah kebijakan fiskal yang kini lebih menekankan kesehatan dan kredibilitas APBN. Penunjukan ini dilakukan tanpa proses komunikasi sebelumnya, sebagaimana diungkapkan Suahasil yang baru menerima kabar pada pagi hari sebelum pelantikan.

Selama menjabat, Purbaya menekankan kebijakan yang menopang pertumbuhan ekonomi tanpa menaikkan beban pajak. Ia memilih menahan kenaikan tarif cukai rokok, cukai minuman manis, serta pajak digital bagi penjual online, dengan alasan bahwa ekonomi nasional belum cukup kuat untuk menyerap beban tambahan. Kebijakan ini didukung dengan penyaluran dana sebesar Rp 200 triliun ke Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) sejak 2025, sebagai bagian dari upaya memperkuat likuiditas sistem keuangan. Pertumbuhan uang primer (M0) pada Juli 2026 mencapai 18,3%, menunjukkan aktivitas ekonomi yang terus tumbuh meski menghadapi tekanan global.

Data BPS mencatat perbaikan signifikan dalam laju pertumbuhan ekonomi sejak Purbaya menjabat. Pada kuartal IV-2025, ekonomi tumbuh 5,39%, melonjak ke 5,61% di kuartal I-2026, meski sempat turun ke 5,29% pada kuartal II-2026 akibat ketidakpastian global. Angka ini memperlihatkan pemulihan dari level 4,87% pada kuartal I-2025, yang menjadi tantangan awal sebelum kebijakan fiskalnya berdampak. Purbaya menilai keberhasilan ini didukung oleh pendekatan yang berbasis pada indikator likuiditas primer sebagai cerminan kesehatan sistem keuangan.

Suahasil Nazara, yang kini menjabat sebagai pengganti, menegaskan arahan utama dari Presiden Prabowo adalah menjaga kesehatan dan kredibilitas keuangan negara. Ia menekankan bahwa APBN harus mampu mendukung program prioritas pemerintah sambil tetap menjaga kewajaran fiskal. Salah satu komitmen utamanya adalah mempertahankan defisit anggaran di bawah 3% dari Produk Domestik Bruto (PDB), sebagai bentuk tanggung jawab terhadap kemandirian fiskal dan kepercayaan investor. Ia menyatakan akan melanjutkan kerja keras yang telah dilakukan sebelumnya, tanpa mengubah fondasi kebijakan yang telah terbukti efektif.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Tonton Videonya

Berita Terkait

Berita Lainnya