Realisasi Belanja Negara Capai Rp2,66 Puluhan Triliun Hingga September
Belanja negara hingga September 2026 mencapai Rp2,660,5 triliun atau 69,2% dari target APBN, dengan lonjakan signifikan di kuartal terakhir diproyeksikan.
Redaksi iNarasikita·Jumat, 9 Oktober 2026, 12.04 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Realisasi belanja negara pada periode sembilan bulan pertama tahun 2026 telah mencapai angka Rp2,660,5 triliun, setara dengan 69,2% dari total target APBN yang ditetapkan sebesar Rp3,842,7 triliun. Angka ini menunjukkan percepatan yang signifikan dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya, di mana realisasi masih berada pada posisi negatif. Kenaikan ini menjadi indikator kuat bahwa implementasi anggaran mulai menunjukkan momentum positif.
Menteri Keuangan menyatakan bahwa peningkatan realisasi belanja akan lebih mencolok pada bulan November hingga Desember, seiring dengan penyelesaian berbagai program prioritas pemerintah. Ia menekankan bahwa meskipun realisasi awal belum menunjukkan tren kenaikan tinggi, proses pengalokasian anggaran akan mengalami percepatan signifikan pada akhir tahun, khususnya di sektor infrastruktur dan layanan publik.
Komponen terbesar dalam struktur belanja tercatat berasal dari kementerian dan lembaga, yang telah menyerap dana sebesar Rp1.069,4 triliun atau 70,8% dari target, dengan pertumbuhan sebesar 33,5%. Di sisi lain, belanja non Kementerian atau Lembaga mencapai Rp991,9 triliun (60,5% dari target) dengan pertumbuhan 25,7%. Kedua komponen ini menunjukkan kenaikan signifikan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Sementara itu, transfer ke daerah mencatat realisasi sebesar Rp599,2 triliun, setara 86,5% dari target, meski mengalami kontraksi sebesar 7,1% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Peningkatan ini terjadi meskipun pertumbuhan anggaran daerah pada September 2025 masih positif sebesar 1,5%, menunjukkan penyesuaian strategi alokasi dana di level daerah.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Penerimaan Pajak Capai Rp1,6 Puluhan Triliun di Pertengahan Tahun
Realisasi penerimaan pajak hingga September 2026 mencapai Rp1,607 triliun, tumbuh 24,1% dari tahun sebelumnya, didorong efektivitas sistem Coretax dan kenaikan aktivitas ekonomi.
9 Oktober 2026

PNBP Capai 107,2% Target, Didorong Surplus BI dan Penindakan Hutan
Setoran penerimaan negara bukan pajak (PNBP) hingga September 2026 sudah melampaui target nasional sebesar 107,2%, didukung oleh surplus Bank Indonesia dan hasil penindakan Satgas PKH.
9 Oktober 2026

Emas Picu Lonjakan Inflasi Inti, Pemerintah Soroti Permintaan Domestik
Inflasi inti September 2026 mencapai 2,84% yoy, dengan emas perhiasan jadi pemicu utama, namun peningkatan permintaan domestik tetap menjadi kunci di balik tekanan harga.
9 Oktober 2026

Pajak Rokok Dialokasikan untuk Penegakan Hukum Bea dan Cukai
Pemerintah resmi mengalokasikan 2,5% penerimaan pajak rokok untuk penegakan hukum di bidang kepabeanan dan cukai berdasarkan PMK 70/2026.
9 Oktober 2026
Berita Lainnya

Rokok Varian Baru Mulai Beredar di Kota Kendari
Jumat, 9 Oktober 2026, 12.35 WITA

PT Ceria Nugraha Indotama Kolaborasi dengan Universitas 19 November dalam Pendidikan
Jumat, 9 Oktober 2026, 12.35 WITA

Warung Makan Sop Saudara di Kota Una-Una
Jumat, 9 Oktober 2026, 12.35 WITA

Antrian BBM di Kabupaten Konawe Pondoideaha
Jumat, 9 Oktober 2026, 12.35 WITA

Antrian Mobil Truk Menanti Pengisian Solar di SPBU Pondidaha, Konawe
Jumat, 9 Oktober 2026, 12.35 WITA
Tempat Nongkrong Paling Asik di Kota Kendari
Jumat, 9 Oktober 2026, 12.35 WITA

Nomor Paspor Tetap Seumur Hidup Mulai 2027
Jumat, 9 Oktober 2026, 12.11 WITA

Maung Garuda Resmi Diluncurkan sebagai Mobil Dinas Menteri
Jumat, 9 Oktober 2026, 12.10 WITA

