Rupiah Melemah ke Rp17.731 per Dolar AS di Awal Pagi
Rupiah dibuka melemah ke level Rp17.731 per dolar AS pada perdagangan Rabu pagi, terpicu tekanan dari kenaikan imbal hasil obligasi AS dan volatilitas minyak global.
Redaksi iNarasikita·Rabu, 16 September 2026, 11.29 WITA·👁 1 orang membaca· 1 hari ini · 2x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Nilai tukar rupiah pada sesi perdagangan awal Rabu (16/9) berada di posisi Rp17.731 per dolar AS, mengalami penurunan sebesar 37 poin atau 0,21 persen dibandingkan penutupan sebelumnya. Pergerakan ini mencerminkan tekanan terhadap mata uang domestik yang sejalan dengan tren pelemahan sejumlah mata uang Asia lainnya terhadap dolar AS.
Mayoritas mata uang kawasan Asia mengalami depresiasi, termasuk yuan China yang turun 0,02 persen, dolar Singapura melemah 0,06 persen, yen Jepang terkoreksi 0,15 persen, dan won Korea Selatan terdepresiasi 0,46 persen. Dalam kondisi serupa, dolar Hong Kong juga mengalami penurunan sebesar 0,12 persen. Sebaliknya, beberapa mata uang seperti peso Filipina dan ringgit Malaysia berhasil menguat masing-masing 0,11 persen dan 0,25 persen terhadap dolar AS.
Di pasar global, semua mata uang utama negara maju yang dipantau mengalami penurunan terhadap dolar AS. Euro Eropa turun 0,07 persen, poundsterling Inggris melemah 0,07 persen, dolar Australia terkoreksi 0,14 persen, dolar Kanada turun 0,11 persen, serta franc Swiss terdepresiasi 0,09 persen. Kondisi ini menunjukkan dominasi dolar AS dalam konteks likuiditas dan kepercayaan pasar global.
Analis dari DOO Financial Futures, Lukman Leong, memproyeksikan rupiah akan tetap tertekan dalam jangka pendek. Ia menilai kenaikan imbal hasil obligasi AS dan fluktuasi harga minyak dunia menjadi faktor utama yang memicu antisipasi kebijakan moneter hawkish dari The Fed pada rapat FOMC malam hari ini. Dalam prediksinya, rupiah diperkirakan bergerak dalam kisaran Rp17.600 hingga Rp17.700 per dolar AS dalam sepekan mendatang.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

7 Tipe Teman yang Mengancam Stabilitas Keuanganmu
Tidak semua pertemanan mendukung kesehatan finansial; beberapa tipe teman justru memicu pemborosan tanpa disadari.
16 September 2026

Komitmen Investasi Indonesia-China Tembus Rp88,1 Triliun
Kerja sama Two Countries Twin Parks melahirkan komitmen bisnis baru senilai Rp51 triliun, menjadikan total nilai kerja sama mencapai Rp88,1 triliun hingga September 2026.
16 September 2026

Asing Fokus Beli Saham Tambang di Tengah Aksi Jual Bersih
Investor asing mencatat net sell Rp349,3 miliar, namun tetap memperbesar posisi di emiten tambang, terutama ANTN, BUMI, dan AMMN.
16 September 2026

BBRI Tuntaskan Buyback, Serap Dana Rp90,37 Miliar
Bank Rakyat Indonesia menyelesaikan program pembelian kembali saham dengan serapan dana Rp90,37 miliar dalam periode Juni hingga September 2026.
16 September 2026
Berita Lainnya

Maret Paling Banyak Libur Merah di 2027
Rabu, 16 September 2026, 11.46 WITA

9 Makanan yang Tak Boleh Disimpan di Kulkas
Rabu, 16 September 2026, 11.44 WITA

Makanan Sehat yang Dukung Fokus Anak Secara Alami
Rabu, 16 September 2026, 11.44 WITA

<Kunci Hotel dan Amplop Jangan Disimpan Bersamaan>
Rabu, 16 September 2026, 11.44 WITA

Syarat Ketat Angkut Mobil Listrik Naik Kapal
Rabu, 16 September 2026, 11.42 WITA

Yamaha Tunda Peluncuran Motor Listrik di RI
Rabu, 16 September 2026, 11.42 WITA

iPhone 18 Pro dan Duo Resmi Sertifikasi TKDN, Siap Masuk Indonesia
Rabu, 16 September 2026, 11.35 WITA

Perusahaan AI Dorong Pembentukan Badan Standar Independen
Rabu, 16 September 2026, 11.35 WITA


