Rupiah Menguat Tipis di Rp17.947 Jelang Akhir Pekan
Rupiah menguat 0,11% ke level Rp17.947 per dolar AS pada awal perdagangan Jumat, didorong koreksi regional meski tekanan geopolitik tetap menghantui.
Redaksi iNarasikita·Jumat, 2 Oktober 2026, 12.01 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Nilai tukar rupiah pada perdagangan pagi Jumat (2/10) berada di posisi Rp17.947 per dolar AS, menguat 19 poin atau 0,11% dibandingkan penutupan sebelumnya. Pergerakan ini terjadi di tengah fluktuasi mata uang Asia yang beragam, dengan sejumlah negara seperti China, Filipina, dan Jepang mencatatkan penguatan, sementara Malaysia, Singapura, dan Korea Selatan mengalami pelemahan. Dolar Hong Kong stabil tanpa perubahan signifikan.
Di pasar global, sebagian besar mata uang utama negara maju melemah terhadap dolar AS. Euro turun 0,07%, poundsterling Inggris melemah 0,04%, dolar Australia terkoreksi 0,17%, dolar Kanada turun 0,03%, dan franc Swiss mengalami penurunan 0,04%. Pergerakan ini menunjukkan dominasi dolar AS dalam kerangka ekuitas global yang dipengaruhi sentimen risiko.
Analis DOO Financial Futures, Lukman Leong, menyebut bahwa meski rupiah menguat secara teknis pada sesi pagi, tekanan jangka pendek tetap ada. Ia menilai kenaikan harga minyak dunia dan meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah menjadi faktor utama. Kehadiran kapal induk AS dan kemungkinan serangan udara ke Iran diperkirakan memperkuat permintaan aset aman, termasuk dolar AS.
Lukman memproyeksikan pergerakan rupiah hari ini akan berada dalam kisaran Rp17.900 hingga Rp18.000 per dolar AS. Ia menekankan bahwa volatilitas tetap tinggi, dan pergerakan mata uang domestik akan sangat sensitif terhadap perkembangan isu regional maupun data ekonomi global.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Suhu Naik, Pendapatan UMKM Menurun Drastis
Studi menunjukkan kenaikan suhu global menyebabkan penurunan pendapatan UMKM hingga 14 persen akibat menurunnya produktivitas pekerja.
2 Oktober 2026

Inflasi September 2026 Capai 3,28%, Pemerintah Jaga Stabilitas Ekonomi
Inflasi September 2026 mencapai 3,28%, masih dalam batas target pemerintah, dengan pemerintah dan Bank Indonesia perkuat koordinasi untuk kendalikan tekanan harga.
2 Oktober 2026

Target Pajak 2027 Dijaga Lewat Disiplin Eksekusi
Kepatuhan dan konsistensi pelaksanaan strategi menjadi fondasi utama pencapaian target penerimaan pajak Rp2.593 triliun pada 2027.
2 Oktober 2026

5.581 Perusahaan Mulai Daftarkan Diri sebagai WP GloBE
Sebanyak 5.581 perusahaan multinasional di Indonesia telah mendaftarkan diri sebagai wajib pajak GloBE hingga akhir September 2026, sesuai aturan pajak minimum global 15%.
2 Oktober 2026
Berita Lainnya

Data Center Jatiluhur Dihentikan Sementara, Kajian Lingkungan Jadi Fokus
Jumat, 2 Oktober 2026, 12.06 WITA

LEGO PlayStation 1 Rilis dengan 1.911 Keping, Rayakan Era Legendaris
Jumat, 2 Oktober 2026, 12.06 WITA

Qualcomm Soroti Keterbatasan Memori Global, Bukan Chip
Jumat, 2 Oktober 2026, 12.06 WITA

13 Wilayah Diprediksi Alami Hujan Lebat Hari Ini
Jumat, 2 Oktober 2026, 12.06 WITA

Cara Mengembalikan Akses Akun Google dan Gmail
Jumat, 2 Oktober 2026, 12.05 WITA

Super El Nino Ancam Kemarau Lebih Panjang di Indonesia
Jumat, 2 Oktober 2026, 12.05 WITA

Robot Humanoid Digit 5 Siap Kerja 20 Jam Nonstop
Jumat, 2 Oktober 2026, 12.05 WITA

Serangan Drone Houthi Timpa Pembangkit Listrik Madinah
Jumat, 2 Oktober 2026, 12.05 WITA

