Staf Energi AS Ditangkap Terkait Dukungan ke Houthi
Seorang pegawai Kementerian Energi Amerika Serikat ditangkap karena diduga membantu milisi Houthi di Yaman melalui pengadaan bahan peledak, drone, dan perjalanan ke wilayah yang dikendalikan kelompok tersebut.
Redaksi iNarasikita·Jumat, 2 Oktober 2026, 09.03 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 3x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Ashton Hamed Ellaboudy, warga Richland, Washington, telah ditahan oleh FBI dalam operasi yang menyoroti dugaan keterlibatan pejabat pemerintah AS dalam upaya memperkuat kelompok milisi Houthi di Yaman. Penangkapan dilakukan di kawasan pembangkit listrik nuklir Hanford, Washington, setelah penyelidikan mengungkap aktivitas mencurigakan yang melibatkan pembelian bahan kimia dan komponen untuk alat peledak serta drone. Ia diduga berupaya memfasilitasi pengiriman peralatan militer ke Yaman dengan tujuan meningkatkan kapasitas komunikasi dan serangan militer kelompok tersebut.
Berdasarkan dokumen hukum, Ellaboudy diduga melakukan pembelian bahan prekursor peledak dan suku cadang drone yang mampu membawa muatan berbahaya. Ia juga diketahui mengambil cuti sakit pada Desember 2024 dengan alasan paparan asam nitrat berkonsentrasi tinggi—bahan yang sering digunakan dalam pembuatan bahan peledak rakitan. Pada September 2025, ia melakukan perjalanan ke Oman menggunakan paspor dinas yang diterbitkan saat bekerja di Korps Insinyur Angkatan Darat AS, kemudian melintasi perbatasan menuju Yaman dengan rencana tiba di Sanaa, ibu kota yang saat ini berada di bawah kendali Houthi.
Saat kembali ke Amerika Serikat, Ellaboudy menyatakan kepada petugas Bea Cukai dan Perlindungan Perbatasan bahwa perjalanannya bersifat dinas resmi. Namun, atasannya di Kementerian Energi menegaskan bahwa ia tidak memiliki izin resmi untuk melakukan perjalanan ke wilayah yang tergolong sensitif tersebut. Investigasi menunjukkan bahwa ia juga berkomunikasi dengan seorang informan yang mengaku sebagai perwakilan seorang "kolonel" Houthi untuk memfasilitasi pengiriman peralatan komunikasi bergerak ke Yaman.
Jika terbukti bersalah, Ellaboudy menghadapi ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara. Asisten Jaksa Agung untuk Keamanan Nasional, John Eisenberg, menyatakan bahwa dugaan keterlibatannya sangat mengkhawatirkan dan hampir tak terbayangkan dalam konteks keamanan nasional. Penyelidikan menekankan risiko yang ditimbulkan ketika pejabat pemerintah menggunakan akses dan pengetahuan yang dimilikinya untuk mendukung kelompok yang dikaitkan dengan Iran dan berada di bawah sanksi internasional.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Jim Hanson dan Perjalanan Menyelamatkan Anak Kecil di Perbatasan
Film The Marksman menampilkan kisah pensiunan marinir yang terlibat dalam misi penyelamatan anak muda dan ibunya dari kejaran mafia Meksiko, di tengah perjuangan hidupnya sendiri.
2 Oktober 2026

Keluarga Tak Setuju Hartnett Bintangi Verity, Reaksi Anak 12 Tahun Bikin Terkejut
Anak baptis Josh Hartnett menolak keras saat tahu sang aktor main di Verity karena dinilai terlalu tua untuk peran Jeremy, sementara Anne Hathaway dan tim lain mengaku kaget dengan respons keluarga terhadap isi film yang eksplisit.
2 Oktober 2026

Penempatan Manajer Kopdes di Luar Domisili Picu Kekesalan
Banyak manajer koperasi desa yang kecewa karena ditugaskan jauh dari tempat tinggal, menyusul kebijakan pemerataan SDM tanpa kerangka hukum yang jelas.
2 Oktober 2026

MK Periksa Kecacatan Administratif Pencalonan Wapres Gibran
Mahkamah Konstitusi menggelar sidang pembuktian terkait gugatan diskualifikasi wakil presiden terpilih atas dugaan tidak memenuhi syarat pendidikan SMA.
2 Oktober 2026
Berita Lainnya

Avengers: Endgame Encore Siap Hadir dengan Konten Baru
Jumat, 2 Oktober 2026, 09.06 WITA

Lobang Buaya: 309 Hari Sebelum Tragedi
Jumat, 2 Oktober 2026, 09.06 WITA

Komnas Anak Laporkan Bigmo atas Dugaan Eksploitasi Anak dalam Konten Vape
Jumat, 2 Oktober 2026, 09.05 WITA

Fjord dan NAZA Hadir di Jakarta World Cinema 2026
Jumat, 2 Oktober 2026, 09.05 WITA

Warga Rusun 609: Teror Arwah dan Perjuangan Bertahan di Tengah Ancaman Penggusuran
Jumat, 2 Oktober 2026, 09.05 WITA

<Anything But Ghosts Siap Guncang Bioskop Mei 2027>
Jumat, 2 Oktober 2026, 09.05 WITA

P Diddy Diciduk karena Gaya Hidup Mewah di Lapas
Jumat, 2 Oktober 2026, 09.05 WITA

Timnas Indonesia Hancurkan Bangladesh 9-2, Lolos ke Final ASEAN Cup 2026
Jumat, 2 Oktober 2026, 09.04 WITA

