Satpol PP Sosialisasi Aturan Daerah ke Pelajar di Ponpes Malang
Satpol PP Kota Malang meluncurkan program edukasi ke sekolah melalui kunjungan ke Pondok Pesantren Bahrul Maghfiroh untuk membangun kesadaran dini tentang aturan kawasan bebas rokok, alkohol, dan ketertiban umum.
Redaksi iNarasikita·Rabu, 14 Oktober 2026, 17.32 WITA·👁 1 orang membaca· 0 hari ini · 150x dibuka
📷 ANTARAKendari, ıNarasikita - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Malang menggelar edukasi langsung kepada pelajar di lingkungan Pondok Pesantren Bahrul Maghfiroh, Malang, dalam rangka memperkuat pemahaman generasi muda terhadap peraturan daerah. Kegiatan yang berlangsung pada hari Rabu (14/10) bertujuan membangun budaya taat hukum sejak dini melalui pendekatan edukatif dan interaktif. Materi disampaikan secara langsung oleh petugas Satpol PP kepada siswa yang hadir, dengan fokus pada aturan kawasan tanpa rokok dan larangan peredaran minuman beralkohol.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program Satpol PP Goes to School, yang dirancang untuk menjangkau kalangan pelajar secara langsung di tempat belajar mereka. Dalam sesi tersebut, peserta diajak memahami konsekuensi pelanggaran terhadap perda, termasuk dampak negatif terhadap kesehatan dan ketertiban lingkungan. Sosialisasi juga menyentuh aspek kepatuhan terhadap aturan di lingkungan sekolah, seperti penggunaan seragam dan larangan berkeliaran di luar jam belajar.
Petugas Satpol PP menekankan pentingnya peran pelajar sebagai agen perubahan dalam menciptakan lingkungan yang bersih, tertib, dan bebas dari zat terlarang. Melalui pendekatan dialogis, mereka berupaya menggugah kesadaran siswa agar tidak hanya menjadi pelanggar, tetapi juga menjadi pelopor disiplin. Program ini diharapkan mampu menekan angka pelanggaran di masa depan dengan menanamkan nilai-nilai ketaatan sejak dini.
Tujuan utama dari kegiatan ini adalah mencegah pelanggaran sebelum terjadi dengan membentuk fondasi kesadaran hukum yang kuat di kalangan generasi muda. Dengan pendekatan preventif, Satpol PP berharap mampu menciptakan masyarakat yang lebih taat, berdisiplin, dan peduli terhadap lingkungan sekitar.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Madrasah Harus Jadi Ruang Belajar Inklusif dan Aman Digital
Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI dorong transformasi madrasah menuju lingkungan belajar inklusif, aman secara digital, dan berkeadilan melalui kolaborasi semua pihak.
24 Oktober 2026
Sulut Juara Umum Kejurnas Pacuan Kuda 2026
Kontingen Sulawesi Utara keluar sebagai juara umum Kejurnas Pacuan Kuda Pordasi ke-60 Seri 2 tahun 2026, mengamankan Piala Presiden dalam perhelatan nasional.
24 Oktober 2026

7 Kebiasaan Sederhana untuk Hidup Lebih Bahagia
Studi menunjukkan bahwa kebahagiaan dapat dibangun melalui gaya hidup sehat, interaksi sosial, dan tujuan jangka panjang.
24 Oktober 2026

Pupuk Indonesia Dorong Ketahanan Pangan Lewat Irigasi Berkelanjutan
Pupuk Indonesia bersama Rabu Biru Foundation resmikan sistem irigasi di lima daerah, termasuk Gunungkidul, untuk tingkatkan produktivitas pertanian di lahan tadah hujan.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

D-8 Dorong Perdamaian Melalui Diplomasi dan Kolaborasi Ekonomi
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.26 WITA

PLTS Terapung di Waduk Tembesi Capai 74 Persen Progres
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.25 WITA

OJK Sultra Dorong Inklusi Keuangan Lewat BIK 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.25 WITA

Gubernur Kalteng Tanam Pohon di Lokasi Karhutla Tumbang Nusa
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.24 WITA

Menteri Tinjau Langsung BSPS di Jakarta Barat
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.24 WITA

Makan Sebelum dan Sesudah Olahraga, Kunci Optimalisasi Performa Tubuh
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.20 WITA

Monako Ungguli Dunia sebagai Tempat Tinggal Terbaik 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.11 WITA

Honda Bikers Day 2026 Tancapkan Semangat Kebangkitan di Ambarawa
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.10 WITA

