Minggu, 25 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Sekolah di Timor Leste Tutup Sementara Akibat Asap Karhutla Indonesia

Pemerintah Timor Leste menutup sekolah nasional selama tiga hari untuk melindungi kesehatan peserta didik dan tenaga pendidik akibat kualitas udara memburuk akibat asap kebakaran hutan dan lahan di Indonesia.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Kamis, 15 Oktober 2026, 12.07 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 36x dibuka
Sekolah di Timor Leste Tutup Sementara Akibat Asap Karhutla Indonesia📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Pemerintah Timor Leste memutuskan menutup seluruh aktivitas sekolah secara nasional mulai Kamis (15/10), menyusul penurunan drastis kualitas udara akibat asap dari kebakaran hutan dan lahan di wilayah Indonesia. Keputusan ini diambil sebagai langkah antisipatif guna menghindari dampak kesehatan yang lebih serius, khususnya pada anak-anak dan kelompok rentan. Kementerian Pendidikan dan Kementerian Administrasi Negara menyatakan bahwa penutupan bersifat sementara dan akan dievaluasi berdasarkan perkembangan kondisi udara.

Dalam pernyataan resmi yang dirilis Rabu (14/10), pemerintah menekankan pentingnya menjaga kesehatan masyarakat, terutama di lingkungan pendidikan. Mereka mengimbau seluruh keluarga untuk membatasi aktivitas di luar ruangan, terutama bagi anak-anak, dan menggunakan alat pelindung pernapasan jika harus keluar rumah. Upaya ini menjadi bagian dari respons terhadap krisis lingkungan lintas batas yang kian mengancam kesehatan publik.

Kabut asap yang berasal dari kebakaran hutan dan lahan di Indonesia telah menyebar ke sejumlah negara tetangga, termasuk Singapura, Malaysia, dan Filipina. Di Singapura, Badan Lingkungan Hidup Nasional mencatat tingkat polusi udara di wilayah barat mencapai kategori "sangat tinggi" pada hari yang sama. Pemerintah setempat telah mulai mendistribusikan masker N95 kepada warga yang memenuhi kriteria tertentu untuk melindungi pernapasan.

Malaysia juga mengalami penurunan kualitas udara dalam beberapa pekan terakhir, dengan kondisi tidak sehat yang berkepanjangan. Menteri Luar Negeri Malaysia, Mohamad Hasan, mengungkapkan pihaknya telah memulai dialog dengan otoritas Indonesia untuk membahas kerja sama penanganan asap lintas batas. Ia menyatakan bahwa bentuk kerja sama yang akan dibangun akan disesuaikan dengan hasil diskusi, namun proses koordinasi telah dimulai secara aktif.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya