Sekretaris Pers Trump Diberhentikan Setelah Lima Hari
Katie Zacharia, yang baru dilantik sebagai sekretaris pers presiden AS, dihentikan kerja setelah lima hari karena kinerja yang mengecewakan dan munculnya ketidakakuratan informasi terkait latar belakangnya.
Redaksi iNarasikita·Sabtu, 17 Oktober 2026, 09.01 WITA·👁 2 orang membaca· 0 hari ini · 118x dibuka
📷 SindonewsKendari, ıNarasikita - Katie Zacharia, yang baru saja menjabat sebagai juru bicara Gedung Putih dalam masa awal pemerintahan Presiden Donald Trump, harus mengundurkan diri pada Jumat, hanya lima hari setelah dilantik. Keputusan ini mencatatkan salah satu peristiwa paling cepat dalam sejarah perubahan staf tingkat tinggi di Gedung Putih, menandai ketidakstabilan awal dalam komunikasi publik pemerintahan. Peristiwa ini terjadi setelah ia menghadiri sesi konferensi pers pertamanya yang tergolong singkat dan tidak efektif.
Dalam sesi tersebut, Zacharia lebih banyak membacakan naskah daripada menjawab pertanyaan jurnalis, menutup sesi hanya dalam waktu lima setengah menit. Hal ini memicu kritik dari media dan analis politik, yang menyoroti kurangnya kesiapan dan keterampilan komunikasi publiknya. Lebih lanjut, muncul kontroversi terkait pernyataan Presiden Trump yang menyebutnya sebagai pengacara, padahal Zacharia tidak lulus ujian profesi advokat, sehingga tidak memiliki izin praktik hukum.
Kendati berusaha memperbaiki citra lewat wawancara media pasca-insiden, tampilan Zacharia justru memperkuat kesan tidak siap menghadapi tekanan kerja di lingkungan Washington. Ia mengakui belum sepenuhnya siap menghadapi media besar, tetapi penjelasan tersebut tidak cukup meyakinkan publik maupun tim senior Gedung Putih. Kegagalan ini menunjukkan tantangan besar dalam memilih figur yang mampu membangun kepercayaan publik dalam posisi strategis.
Pemberhentian Zacharia menjadi peringatan tentang pentingnya kesiapan, integritas, dan kemampuan komunikasi dalam jabatan publik tingkat tinggi. Keputusan ini juga mencerminkan sikap tegas Gedung Putih dalam menjaga standar representasi institusi, terlepas dari latar belakang politik atau popularitas individu.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Gubernur Kalteng Tanam Pohon di Lokasi Karhutla Tumbang Nusa
Gubernur Kalteng lakukan penanaman pohon di wilayah terdampak kebakaran hutan dan lahan sebagai bagian dari rehabilitasi lingkungan dan ajakan bersama jaga kelestarian alam.
24 Oktober 2026

Menteri Tinjau Langsung BSPS di Jakarta Barat
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman meninjau program BSPS di Cengkareng untuk memastikan bantuan bedah rumah sampai tepat sasaran kepada masyarakat berpenghasilan rendah.
24 Oktober 2026

Pemerintah dan Pertamina Percepat Siap Operasional Kilang RDMP Balikpapan
Pemerintah dan Pertamina memastikan kesiapan operasional Kilang RDMP Balikpapan dengan progres 99 persen, demi menjaga keandalan pasokan energi nasional.
24 Oktober 2026

Pemerintah Perkuat Rantai Pasok Pangan Hadapi Tantangan Iklim
Menteri Pertanian menekankan perlunya perbaikan rantai pasok pangan untuk mengatasi disparitas harga antara peternak dan konsumen di tengah ancaman iklim ekstrem.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

D-8 Dorong Perdamaian Melalui Diplomasi dan Kolaborasi Ekonomi
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.26 WITA

Madrasah Harus Jadi Ruang Belajar Inklusif dan Aman Digital
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.26 WITA

PLTS Terapung di Waduk Tembesi Capai 74 Persen Progres
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.25 WITA

OJK Sultra Dorong Inklusi Keuangan Lewat BIK 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.25 WITA
Sulut Juara Umum Kejurnas Pacuan Kuda 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.23 WITA

7 Kebiasaan Sederhana untuk Hidup Lebih Bahagia
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.21 WITA

Makan Sebelum dan Sesudah Olahraga, Kunci Optimalisasi Performa Tubuh
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.20 WITA

Monako Ungguli Dunia sebagai Tempat Tinggal Terbaik 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.11 WITA

