Siapkan SDM Unggul untuk Era Kerja Hijau
Pemerintah siapkan kompetensi tenaga kerja guna menopang proyeksi 3,88 juta lapangan kerja hijau hingga 2026, berbasis pelatihan, kurikulum, dan sertifikasi terintegrasi.
Redaksi iNarasikita·Rabu, 2 September 2026, 18.44 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
📷 ANTARAKendari, ıNarasikita - Kementerian Ketenagakerjaan tengah memperkuat kapasitas sumber daya manusia (SDM) untuk menyongsong transformasi ekonomi hijau yang diharapkan menciptakan antara 3,88 juta hingga 9 juta lapangan kerja baru dalam lima hingga sepuluh tahun ke depan. Langkah strategis ini meliputi penyusunan kurikulum khusus, pelatihan teknis, pengembangan instruktur, fasilitas pendukung, serta sistem sertifikasi dan pengakuan kompetensi oleh dunia industri.
Upaya ini dilandasi prinsip inklusivitas dalam transisi energi, di mana tidak ada kelompok yang ditinggalkan. Menaker menekankan perlunya pendekatan awal dan menyeluruh untuk memastikan tenaga kerja siap mengisi posisi yang dibutuhkan di sektor energi terbarukan, ekonomi sirkular, hilirisasi sumber daya alam, dan transportasi elektrik. Dalam konteks global, peluang green jobs menjadi fokus utama bagi berbagai negara, termasuk Indonesia.
Kementerian telah menyiapkan berbagai modalitas pendukung, mulai dari fasilitas pelatihan hingga mekanisme rekognisi kompetensi yang relevan dengan kebutuhan industri. Dengan demikian, tenaga kerja tidak hanya memiliki keterampilan, tetapi juga diakui secara formal, meningkatkan daya saing dan mobilitas kerja. Kesiapan infrastruktur dan sistem pendidikan vokasi menjadi kunci utama dalam mewujudkan visi ini.
Kepala Badan Perencanaan dan Pengembangan Ketenagakerjaan, Anwar Sanusi, menyoroti bahwa pertumbuhan ekonomi hijau tak lepas dari kebijakan nasional seperti hilirisasi sumber daya alam, pengembangan energi baru terbarukan, serta modernisasi industri. Ia menekankan bahwa penciptaan lapangan kerja baru harus sejalan dengan peningkatan kualitas SDM. Tanpa kesiapan kompetensi, potensi ekonomi hijau tidak akan optimal dimanfaatkan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait
Guru PPPK Paruh Waktu Akan Diangkat Jadi PNS Tahun Depan
Pemerintah menargetkan pengangkatan guru PPPK paruh waktu menjadi pegawai negeri sipil pada 2025, meningkatkan stabilitas karier dan kualitas pendidikan di daerah terpencil.
14 September 2026
Kacamata AI Berfitur Interaktif Memicu Kekhawatiran Privasi
Perangkat kacamata berbasis kecerdasan buatan yang mampu merekam, menelpon, dan berinteraksi secara real-time memicu kekhawatiran publik soal privasi dan etika penggunaan teknologi.
13 September 2026

10 Ruas Tol Indonesia dengan Pemandangan Alam Memukau
Sejumlah ruas tol di berbagai wilayah Indonesia menawarkan pemandangan alam yang memukau, dari perbukitan hijau hingga laut lepas, sekaligus mendukung efisiensi perjalanan.
12 September 2026

Pertamina UMK Academy 2026 Mulai Tahap Regional dengan 1.500 Peserta Terpilih
Program pembinaan UMK dari Pertamina resmi dimulai tahap regional dengan melibatkan lebih dari 1.500 pelaku usaha mikro dan kecil dari seluruh Indonesia.
12 September 2026
Berita Lainnya

Hak Penumpang Saat Penerbangan Dibatalkan atau Terlambat
Senin, 14 September 2026, 15.46 WITA

BAIC Perluas Jaringan Dealer di Jakarta dan Wilayah Lain
Senin, 14 September 2026, 15.46 WITA

Sistem Ganjil-Genap BBM Subsidi Diberlakukan di Sulsel
Senin, 14 September 2026, 15.45 WITA

Penjualan Motor Nasional Turun Agustus, Industri Tetap Optimistis
Senin, 14 September 2026, 15.45 WITA

Motor dengan Tangki BBM Besar untuk Perjalanan Jauh
Senin, 14 September 2026, 15.45 WITA

Platform Digital yang Melanggar PP Tunas Siap Denda hingga Diblokir
Senin, 14 September 2026, 15.37 WITA

Asing Jual Bersih Rp664 Miliar, Tekanan Jatuhkan IHSG
Senin, 14 September 2026, 15.37 WITA

Purbaya Dorong Optimalisasi Dana Daerah, Jangan Hanya Simpan di Bank
Senin, 14 September 2026, 15.37 WITA


