Senin, 14 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Harga Emas Antam Melemah ke Rp2,602 Juta per Gram

Harga emas batangan Antam turun Rp2.000 per gram pada Senin (14/9), menyentuh level Rp2,602 juta, sementara buyback juga merosot menjadi Rp2,452 juta.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Senin, 14 September 2026, 11.28 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Harga Emas Antam Melemah ke Rp2,602 Juta per Gram📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Harga emas batangan milik PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami penurunan pada perdagangan hari ini, Senin (14/9). Harga dasar emas ukuran 1 gram kini berada di angka Rp2,602 juta, mengalami penurunan sebesar Rp2.000 dibandingkan posisi kemarin, yang berada pada level Rp2,604 juta per gram. Penurunan ini tercatat melalui situs resmi Logam Mulia Antam, mencerminkan fluktuasi pasar yang terus bergerak dinamis.

Di sisi lain, harga pembelian kembali atau buyback emas Antam juga mengalami penurunan sejalan dengan penurunan harga jual. Buyback hari ini diperkirakan berada di Rp2,452 juta per gram, turun Rp2.000 dari sebelumnya yang mencapai Rp2,454 juta. Selisih antara harga jual dan harga beli kembali saat ini berada pada rentang Rp150 ribu per gram, menunjukkan margin yang tetap stabil meski terjadi penyesuaian harga.

Sementara itu, harga emas dari merek lain juga menunjukkan pergerakan berbeda. Emas BSI Gold dijual dengan harga dasar Rp2,436 juta per gram, sedangkan buyback-nya dipatok di Rp2,307 juta. Di pasar lain, emas Galeri24 dibanderol Rp2,555 juta per gram, sedangkan emas UBS menempati posisi lebih tinggi dengan harga Rp2,579 juta per gram. Perbedaan ini mencerminkan variasi harga berdasarkan merek, kebijakan distribusi, dan struktur biaya.

Pergerakan harga emas ini menjadi acuan penting bagi investor dan masyarakat yang mempertimbangkan aset berharga dalam bentuk logam mulia. Penurunan harga hari ini memberikan peluang bagi pembeli yang ingin menambah posisi investasi, sementara pemegang emas dapat menilai kembali waktu optimal untuk menjual kembali.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya