Penembakan Jelang Pemilu Bangsamoro Tewaskan Tiga Orang
Tiga orang tewas dan 15 lainnya terluka dalam insiden penembakan sebelum pemungutan suara di wilayah otonomi Bangsamoro, Filipina, yang menjadi momen penting dalam proses perdamaian setelah puluhan tahun konflik.
Redaksi iNarasikita·Senin, 14 September 2026, 11.37 WITA·👁 2 orang membaca· 2 hari ini · 5x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Insiden kekerasan terjadi pada dini hari Senin (14/9/2026), tak lama sebelum pemungutan suara dimulai di kawasan otonomi Muslim Bangsamoro, Filipina. Tiga orang tewas dan 15 lainnya mengalami luka akibat tembakan yang meletus di area dekat sekolah yang dipakai sebagai tempat pemungutan suara di ibu kota regional. Kejadian tersebut terjadi dalam kondisi antrean warga yang sedang bersiap memilih anggota parlemen pertama yang dipilih secara langsung di wilayah tersebut.
Kepolisian Cotabato mengungkapkan bahwa awal mula konflik berasal dari perselisihan antara dua kelompok politik yang bersaing untuk mendahului dalam antrean memilih. Kegiatan yang awalnya berupa dorong-mendorong berkembang menjadi perkelahian fisik, lalu meluas menjadi tembakan di tengah keramaian. Kepala Kepolisian setempat, Jibin Bongcayao, menegaskan bahwa insiden tersebut terjadi di area yang padat penduduk, menimbulkan kerusuhan cepat dan sulit dikendalikan.
Kedua kelompok yang terlibat berasal dari partai-partai yang lahir dari Moro Islamic Liberation Front (MILF), organisasi yang selama puluhan tahun memperjuangkan otonomi bagi wilayah mayoritas Muslim di Filipina Selatan. Wilayah Bangsamoro, yang resmi berdiri sebagai Bangsamoro Autonomous Region in Muslim Mindanao (BARMM), telah lama dikaitkan dengan konflik politik dan kekerasan antarkelompok berpengaruh. Oleh karena itu, para pemimpin politik menilai pelaksanaan pemilu yang damai menjadi indikator keberhasilan proses perdamaian yang telah berjalan sejak akhir 1990-an.
Untuk mencegah eskalasi, pengamanan di seluruh wilayah BARMM diperketat dalam beberapa hari terakhir. Lebih dari 20.000 personel keamanan dikerahkan ke titik-titik strategis pemungutan suara, sementara tim respons cepat disiapkan untuk menangani ancaman kekerasan. Sebelum insiden tersebut, seorang pejabat tinggi yang ditunjuk Presiden Ferdinand Marcos sempat menjadi sasaran serangan tembak saat melintas dengan iring-iringan kendaraan. Di sisi lain, sebuah ledakan juga terjadi di dekat lokasi pemungutan suara lainnya, menyebabkan seorang pria meninggal dunia di rumah sakit; penyebab ledakan masih dalam penyelidikan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Waspada Modus Penipuan Liburan Berbasis AI
Ancaman penipuan saat berlibur kini semakin canggih, termasuk melalui situs palsu berbasis kecerdasan buatan yang sulit dibedakan dari asli.
14 September 2026

31 Produk Herbal dan Suplemen Ilegal Berbahaya Ditemukan BPOM
BPOM mengungkap 31 produk obat alam dan suplemen ilegal mengandung bahan kimia obat terlarang, termasuk sildenafil dan parasetamol, serta tidak memiliki izin edar resmi.
14 September 2026

Dirut Konsultan Tambang Diserahkan ke Kejaksaan atas Dugaan Penggelapan Pajak Rp3,3 Miliar
Direktur Utama perusahaan konsultan pertambangan diserahkan ke Kejaksaan setelah diduga gagal menyetorkan pajak dari transaksi senilai Rp38,42 miliar, menyebabkan kerugian negara Rp3,3 miliar.
14 September 2026

BGN Periksa Ulang 13.261 Dapur MBG, Bisa Dibekukan Jika Tak Memenuhi Syarat
Badan Gizi Nasional kembali mengevaluasi 13.261 dapur program Makan Bergizi Gratis yang belum dapat SPS tahap kedua, dengan risiko penutupan jika tidak memenuhi standar higiene, akuntabilitas, dan tata kelola.
14 September 2026
Berita Lainnya

Batas Aman Konsumsi Gula Harian Sesuai Aturan Kemenkes
Senin, 14 September 2026, 11.48 WITA

iPhone 18 Pro Resmi Meluncur, Ketersediaan di Indonesia Belum Dipastikan
Senin, 14 September 2026, 11.44 WITA

Malware Asal Indonesia Ancam Privasi Pengguna Android
Senin, 14 September 2026, 11.38 WITA

Revisi UU HKPD Jadi Prioritas, DPR Evaluasi Batasan Belanja Pegawai
Senin, 14 September 2026, 11.37 WITA

Indonesia Dorong BRICS Perkuat Ketahanan Iklim dan Inklusivitas Global
Senin, 14 September 2026, 11.37 WITA

Uji Coba Bansos Digital Diperluas ke 258 Wilayah
Senin, 14 September 2026, 11.36 WITA

Prabowo Sampaikan Tiga Pilar Kebijakan Global di KTT BRICS
Senin, 14 September 2026, 11.36 WITA

Pemerintah Siap Bongkar Mafia Beras Fortifikasi
Senin, 14 September 2026, 11.36 WITA


