Uji Coba Bansos Digital Diperluas ke 258 Wilayah
Pemerintah memperluas uji coba bansos digital ke 258 kabupaten/kota dengan target implementasi nasional pada Oktober 2026.
Redaksi iNarasikita·Senin, 14 September 2026, 11.36 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Pemerintah kini memperluas cakupan uji coba sistem digital perlindungan sosial (Perlinsos) ke 258 kabupaten dan kota, menyusul respons positif dari tahap awal yang melibatkan lebih dari 4,3 juta keluarga pendaftar dalam kurun waktu dua bulan. Perluasan ini menjadi langkah strategis menyusul arahan Presiden agar sistem digital diterapkan secara nasional pada pekan ketiga Oktober 2026. Kegiatan ini dilakukan dalam kerangka percepatan transformasi digital pemerintah, yang dipimpin oleh Ketua Dewan Ekonomi Nasional, Luhut Binsar Pandjaitan, dalam rapat koordinasi dengan berbagai kementerian dan lembaga terkait.
Kementerian Sosial menegaskan bahwa kesiapan data dan distribusi menjadi dua pilar utama dalam pelaksanaan Perlinsos Digital. Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono menyatakan bahwa keberhasilan sistem digital bergantung pada akurasi data penerima yang disusun bersama Badan Pusat Statistik (BPS). Ia menekankan bahwa dua masalah klasik—inklusi yang salah (penerima tidak layak) dan eksklusi (penerima yang seharusnya tidak terlewat)—dapat diminimalkan melalui pendekatan digital yang transparan dan terverifikasi secara real-time.
Dalam uji coba, proses pendaftaran yang sebelumnya memakan waktu 75 hingga 200 hari kini dapat diselesaikan dalam hitungan menit. Biaya administrasi bagi masyarakat pun diperkirakan mendekati nol, menunjukkan efisiensi besar dibandingkan metode konvensional. Lebih dari 70 persen peserta uji coba memberikan respons positif, menunjukkan tingkat penerimaan masyarakat yang tinggi terhadap layanan digital ini. Pemerintah juga memperkuat akses melalui program Gerakan Perlinsos Peduli Tetangga, di mana warga dengan Identitas Kependudukan Digital (IKD) dapat menjadi agen bantuan untuk membantu tetangga dalam mendaftar.
Uji coba tahap baru ini tidak hanya mengevaluasi sistem teknologi, tetapi juga kesiapan pemerintah daerah, interoperabilitas data antar-instansi, serta mekanisme pendampingan masyarakat. Hasil pengujian akan menjadi dasar penilaian sebelum peluncuran skala nasional pada 2027. Dengan pendekatan terintegrasi dan berbasis data akurat, pemerintah berharap penyaluran bansos menjadi lebih tepat sasaran, inklusif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat di seluruh wilayah Indonesia.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Indonesia Dorong BRICS Perkuat Ketahanan Iklim dan Inklusivitas Global
Presiden Prabowo Subianto tekankan integrasi ketahanan bencana, iklim, dan pembangunan berkelanjutan dalam forum BRICS ke-18 di New Delhi.
14 September 2026

Prabowo Sampaikan Tiga Pilar Kebijakan Global di KTT BRICS
Presiden Prabowo menegaskan kemandirian, persatuan Global South, dan kolaborasi BRICS sebagai fondasi tata dunia yang adil dan inklusif.
14 September 2026

Pemerintah Siap Bongkar Mafia Beras Fortifikasi
Pemerintah bakal segera mengumumkan tindak lanjut temuan beras fortifikasi yang tidak sesuai standar, setelah 93% sampel gagal uji laboratorium.
14 September 2026
Harga Minyak Dunia Melonjak, Pemerintah Perkuat Respons Strategis
Lonjakan harga minyak global memicu kekhawatiran ekonomi, memaksa pemerintah memperkuat strategi antisipasi dampak terhadap sektor energi dan daya beli masyarakat.
14 September 2026
Berita Lainnya

Waspada Modus Penipuan Liburan Berbasis AI
Senin, 14 September 2026, 11.48 WITA

Batas Aman Konsumsi Gula Harian Sesuai Aturan Kemenkes
Senin, 14 September 2026, 11.48 WITA

31 Produk Herbal dan Suplemen Ilegal Berbahaya Ditemukan BPOM
Senin, 14 September 2026, 11.47 WITA

iPhone 18 Pro Resmi Meluncur, Ketersediaan di Indonesia Belum Dipastikan
Senin, 14 September 2026, 11.44 WITA

Malware Asal Indonesia Ancam Privasi Pengguna Android
Senin, 14 September 2026, 11.38 WITA

Dirut Konsultan Tambang Diserahkan ke Kejaksaan atas Dugaan Penggelapan Pajak Rp3,3 Miliar
Senin, 14 September 2026, 11.37 WITA

Penembakan Jelang Pemilu Bangsamoro Tewaskan Tiga Orang
Senin, 14 September 2026, 11.37 WITA

Revisi UU HKPD Jadi Prioritas, DPR Evaluasi Batasan Belanja Pegawai
Senin, 14 September 2026, 11.37 WITA


