Senin, 14 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Juicy Luicy Batal Tampil di Batam, Persoalan Bagasi Jadi Pemicu

Grup musik Juicy Luicy batal manggung di festival XYZ Liveground Batam pada 5 September 2026 karena persoalan logistik terkait bagasi, memicu perbedaan versi dari pihak band dan penyelenggara.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Senin, 14 September 2026, 11.27 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Juicy Luicy Batal Tampil di Batam, Persoalan Bagasi Jadi Pemicu📷 ANTARA

Kendari, ıNarasikita - Grup musik Juicy Luicy, yang dikenal melalui lagu-lagu pop bernuansa patah hati dan kehidupan sehari-hari, mengalami penundaan penampilan di festival XYZ Liveground di Batam pada 5 September 2026. Kegiatan yang seharusnya berlangsung di Temenggung Abdul Jamal tersebut dibatalkan setelah rombongan band berencana berangkat, namun tidak melanjutkan perjalanan menuju lokasi acara.

Dari sisi band, pembatalan disebabkan oleh belum terpenuhinya sejumlah kewajiban dari penyelenggara, meski secara rinci belum diungkap secara rinci. Sementara itu, pihak penyelenggara menyatakan semua komitmen finansial dan logistik—termasuk tiket pesawat, akomodasi, transportasi, dan kebutuhan teknis—telah dipenuhi secara penuh. Menurut keterangan resmi, persoalan muncul saat rombongan band mengalami kelebihan bagasi di bandara.

Penyelenggara menawarkan solusi dengan membayar biaya kelebihan bagasi terlebih dahulu, lalu mengklaim penggantian biaya tersebut. Namun, keputusan untuk tidak melanjutkan perjalanan tetap diambil oleh band, sehingga penampilan mereka tidak terlaksana. Insiden ini kemudian menjadi perbincangan hangat di media sosial hingga 11 September 2026, dengan berbagai pihak menyampaikan versi berbeda terkait kronologi kejadian.

Sejak dibentuk sekitar 2010, Juicy Luicy telah menempuh perjalanan panjang dari band independen di Bandung menuju kesuksesan di kancah musik nasional. Album *Sentimental* pada 2020 menjadi tonggak penting, sebelum kemudian meraih popularitas melalui platform digital seperti Spotify, di mana lagu "Sialan" dan album *Nonfiksi* masuk dalam jajaran teratas lagu dan album terpopuler Indonesia.

Kegagalan tampil di Batam menjadi catatan terbaru dalam karier band yang telah melewati berbagai fase—mulai dari merilis karya independen, meraih pengakuan internasional seperti nominasi Billboard Music Awards, hingga menjadikan musik mereka viral di TikTok. Meski terjadi pembatalan, kiprah Juicy Luicy tetap menjadi representasi evolusi musik pop Indonesia yang terus menyesuaikan diri dengan dinamika digital dan industri hiburan.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya