Celine Dion Tampil Perdana Setelah Enam Tahun, Rayakan Kemenangan atas Penyakit Langka
Penyanyi legendaris Celine Dion kembali ke panggung konser tunggal di Paris setelah hiatus panjang akibat Stiff Person Syndrome, dengan penampilan emosional di hadapan 30 ribu penonton.
Redaksi iNarasikita·Senin, 14 September 2026, 07.21 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Celine Dion menggebrak kembali dunia musik dengan penampilan pertamanya dalam enam tahun di Plenitude Arena, Paris, Sabtu (12/9), sebagai bagian dari comeback besar pasca dihantam penyakit neurologis langka bernama Stiff Person Syndrome. Dalam momen yang penuh haru, penyanyi asal Kanada berusia 58 tahun itu tak mampu menahan air mata saat membuka konser dengan lagu berbahasa Prancis klasik, *On ne change pas*. Ia menyampaikan kebahagiaan luar biasa atas kehadiran para penggemar, sekaligus mengungkap perjalanan panjang yang telah dilaluinya untuk kembali tampil di atas panggung.
Penyakit autoimun yang mengganggu sistem saraf ini telah membuat Dion membatalkan sejumlah pertunjukan dan menimbulkan keraguan apakah ia mampu kembali bernyanyi. Namun, melalui latihan ketat yang berlangsung bertahun-tahun seperti seorang atlet, termasuk balet, pilates, dan terapi suara, ia berhasil pulih secara bertahap. “Jalannya lebih berbatu dari yang dibayangkan, tapi saya tetap berpegang pada secercah cahaya di kejauhan,” ujarnya dalam pidato singkat yang menggugah emosi.
Konser yang diselenggarakan di kawasan barat Paris itu menjadi momen pelengkap perayaan kembali Dion ke dunia hiburan. Penonton dari berbagai belahan dunia, termasuk seorang penggemar asal Quebec, Elisabeth Landry, mengaku tak menyangka bisa menyaksikan penampilan langsung sang legenda. “Rasanya seperti mimpi,” kata Landry, yang sempat percaya Dion tak akan pernah tampil lagi. Di antara para penonton, tercatat mantan Ibu Negara Amerika Serikat, Michelle Obama, yang turut hadir menyaksikan pertunjukan.
Sebelum konser dimulai, Dion juga menyapa penggemar yang menunggu di depan hotel tempatnya menginap, tak jauh dari Arc de Triomphe. Kehadirannya di Paris disambut hangat melalui berbagai acara pendukung, termasuk pesta karaoke, kompetisi kostum, dan pelayaran penghormatan di Sungai Seine. Bahkan, stasiun kereta komuter yang menghubungkan lokasi konser sempat mengganti nama menjadi “Celine” selama beberapa hari. Rangkaian konsernya yang terdiri dari 26 pertunjukan telah terjual habis, dengan 16 di antaranya berlangsung pada September dan Oktober, sementara 10 lainnya dijadwalkan di bulan Mei.
Sebelumnya, Dion sempat muncul dalam upacara pembukaan Olimpiade Paris 2024, tampil di Menara Eiffel dengan membawakan *Hymne à l'amour* karya Edith Piaf. Sepanjang karier empat dekade, ia telah menjual sekitar 260 juta album di seluruh dunia, dengan sejumlah lagu hits seperti *It’s All Coming Back to Me Now* dan *Because You Loved Me*. Kembalinya Dion bukan hanya simbol keberhasilan pribadi, tetapi juga pesan harapan bagi mereka yang berjuang melawan penyakit kronis.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Juicy Luicy Batal Tampil di Batam karena Kelalaian Penyelenggara
Band Juicy Luicy membatalkan penampilan di Batam karena penyelenggara gagal memenuhi kewajiban finansial dan logistik hingga menit terakhir, meski sudah menagih berkali-kali.
13 September 2026

Juicy Luicy Batal Tampil di Batam karena Ketidakpastian Penyelenggara
Band Juicy Luicy membatalkan penampilan di Batam karena penyelenggara gagal memenuhi kesepakatan mulai dari pelunasan hingga kelengkapan tiket dan akomodasi.
13 September 2026

Dodhy Umumkan Pembubaran Kangen Band Akibat Kezaliman
Gitaris Kangen Band, Dodhy, secara resmi mengumumkan pembubaran band karena adanya kezaliman dalam struktur internal, sekaligus melarang eks personel menggunakan lagu ciptaannya.
13 September 2026

Celine Dion Siap Hadirkan 26 Konser di Paris Setelah Pemulihan dari Penyakit Langka
Penyanyi legendaris Celine Dion kembali tampil di panggung setelah hiatus panjang akibat Stiff Person Syndrome, dengan residensi 26 pertunjukan di Paris mulai 12 September 2026.
12 September 2026
Berita Lainnya

Trump Anggap Kekhawatiran AI Terlalu Ekstrem
Senin, 14 September 2026, 07.43 WITA

Aljazair Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA
Senin, 14 September 2026, 07.41 WITA

KMP Virgo Karam di Laut Jawa, 136 Penumpang Masih Hilang
Senin, 14 September 2026, 07.36 WITA

Kumpul Kebo Meningkat di Sulawesi Tenggara, Faktor Sosial dan Ekonomi Jadi Pemicu
Senin, 14 September 2026, 07.36 WITA

Pemerintah Pusat dan DKI Diminta Pertemuan soal Obligasi Daerah
Senin, 14 September 2026, 07.35 WITA

Bos Konsultan Tambang Diduga Kelabui Pajak Rp38,4 Miliar
Senin, 14 September 2026, 07.35 WITA

Tuan Tanah Belanda Kuasai Matraman 41 Tahun
Senin, 14 September 2026, 07.34 WITA

BGN Periksa Ulang 13.261 Dapur MBG, Bisa Dibekukan Jika Tak Memenuhi Syarat
Senin, 14 September 2026, 07.31 WITA


