Selasa, 29 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Siti Hasmah Wafat di Usia 100 Tahun, Dimakamkan Secara Kenegaraan

Istri mantan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad, Siti Hasmah, meninggal dunia di usia 100 tahun di Institut Jantung Negara, Kuala Lumpur, dan dimakamkan secara kenegaraan dengan kehadiran tokoh nasional.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Selasa, 29 September 2026, 09.04 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Siti Hasmah Wafat di Usia 100 Tahun, Dimakamkan Secara Kenegaraan📷 CNBC Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Siti Hasmah Mohamad Ali, istri mantan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad, berpulang pada usia 100 tahun di Institut Jantung Negara (IJN), Kuala Lumpur, sekitar pukul 09.20 waktu setempat. Kabar wafatnya dikonfirmasi oleh putranya, Mokhzani Mahathir, kepada media negara, menimbulkan duka mendalam bagi keluarga dan seluruh rakyat Malaysia. Peristiwa ini terjadi tak lama setelah perayaan ulang tahun ke-100-nya pada 12 Juli 2026, yang menjadi momen penting dalam sejarah keluarga mereka.

Pada Agustus 2026, Siti Hasmah dan Mahathir mendapat pengakuan resmi dari ASEAN Records sebagai pasangan tertua yang masih hidup dari mantan kepala negara. Mahathir, yang kini berusia 101 tahun, menyampaikan duka melalui media sosial dengan mengunggah foto sang istri beserta doa untuk keabadian jiwa. Unggahan tersebut langsung mendapat respons masif dari publik Malaysia, mencerminkan penghormatan dan rasa kagum terhadap sosok yang dikenal sebagai panutan dalam kehidupan keluarga dan pelayanan sosial.

Siti Hasmah menempuh pendidikan kedokteran di King Edward VII College of Medicine, Singapura, tempat ia pertama kali bertemu Mahathir. Setelah menikah pada 1956, ia menjadi dokter pemerintah pertama di Kedah, daerah asal suaminya. Selama karier medisnya, ia aktif mendorong program kesehatan ibu dan anak, pengendalian keluarga, pemberantasan narkoba, serta peningkatan literasi dan kesadaran mental. Peran sebagai istri pemimpin negara tidak membuatnya berhenti berkontribusi; justru menjadi ruang untuk memperluas aksi sosialnya.

Dari pernikahan yang telah berlangsung selama 70 tahun hingga Agustus 2026, Siti Hasmah dikaruniai tujuh anak, termasuk Marina Mahathir, aktivis dan penulis, serta Mukhriz Mahathir, mantan Menteri Besar Kedah. Dalam buku autobiografinya berjudul *My Name is Hasmah* (2016), ia menggambarkan Mahathir sebagai sosok yang memberi dukungan besar selama masa pendidikan, sekaligus menilainya sebagai tokoh yang sangat ia kagumi.

Jenazah Siti Hasmah dibawa ke rumah keluarga di Seri Kembangan, Selangor, setelah prosesi pemulungan dari IJN sekitar pukul 11.15. Banyak tokoh nasional, termasuk mantan Perdana Menteri Muhyiddin Yassin, Rosmah Mansor, serta Perdana Menteri Anwar Ibrahim dan istrinya Wan Azizah Wan Ismail, turut hadir menyampaikan penghormatan terakhir. Anwar menyebut Siti Hasmah sebagai sosok yang lembut namun penuh kekuatan, selalu peduli pada sesama seperti seorang ibu. Jenazah kemudian dimakamkan secara kenegaraan di Makam Pahlawan Negara pada pukul 18.36 waktu setempat.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Pangan Lokal Jadi Fondasi Ketahanan Nasional
Nasional

Pangan Lokal Jadi Fondasi Ketahanan Nasional

Pemerintah mempercepat diversifikasi pangan berbasis kekayaan hayati lokal melalui Perpres 81/2024, dengan fokus pada pemanfaatan 2.564 spesies tumbuhan dan penguatan ekonomi daerah melalui inovasi produk olahan.

29 September 2026

Berita Lainnya