Starbucks Restrukturisasi Jaringan, Tutup 250 Gerai di Amerika
Perusahaan kopi global Starbucks menutup 250 gerai di Amerika Utara sebagai bagian dari strategi efisiensi dan pemulihan bisnis, dengan fokus pada kualitas layanan dan pertumbuhan berkelanjutan.
Redaksi iNarasikita·Jumat, 25 September 2026, 12.03 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Starbucks memutuskan menutup sekitar 250 gerai di wilayah Amerika Utara dalam waktu dekat, sebagai bagian dari langkah restrukturisasi menyeluruh untuk memperkuat kinerja operasional dan finansial. Penutupan ini mencakup sekitar satu persen dari total 18 ribu gerai yang beroperasi di kawasan tersebut, dengan alasan utama lokasi yang tidak lagi memenuhi standar pelayanan maupun performa ekonomi. Keputusan ini dilakukan untuk memastikan konsistensi pengalaman pelanggan dan efisiensi operasional di seluruh jaringan.
Langkah tersebut merupakan bagian dari rencana jangka panjang yang dipimpin CEO Brian Niccol, yang sebelumnya telah mengumumkan pemotongan biaya dan pemutusan hubungan kerja karyawan korporat sebagai respons terhadap tekanan bisnis. Dalam program senilai US$1 miliar, perusahaan menekankan pentingnya peremajaan model bisnis, termasuk renovasi gerai, penyederhanaan menu, dan peningkatan kualitas layanan pelanggan. Upaya ini ditujukan untuk memperkuat fondasi pertumbuhan jangka panjang di pasar utama.
Berdasarkan laporan regulasi terbaru, Starbucks akan mengalokasikan sekitar US$300 juta untuk menanggung biaya restrukturisasi, termasuk biaya penghentian sewa lebih awal sebesar US$200 juta dan pesangon karyawan. Meskipun tidak merilis daftar lengkap lokasi yang terdampak, pemberitahuan resmi akan dipasang di gerai yang ditutup mulai akhir pekan ini, sementara informasi penutupan akan segera diperbarui di aplikasi digital perusahaan.
Meski jumlah gerai baru yang dibuka global tahun ini diproyeksikan hanya sekitar 440 unit—turun dari target awal 600 hingga 650—perusahaan tetap optimistis terhadap prospek pertumbuhan jangka panjang. COO Mike Grams menyatakan bahwa Starbucks terus aktif mengembangkan jaringan baru dan mempertahankan komitmen pada ekspansi berkelanjutan. Ia menegaskan bahwa penurunan jumlah pembukaan gerai baru bukan pertanda perlambatan strategi, melainkan bagian dari penyesuaian yang lebih fokus dan berkelanjutan.
Pemulihan kinerja finansial perusahaan telah terlihat mulai kuartal terakhir tahun lalu, dengan peningkatan penjualan di gerai yang sama di Amerika Serikat mencapai 7,9 persen. CEO Niccol menilai bahwa laporan keuangan Juli menjadi titik balik nyata dalam proses pemulihan, menunjukkan momentum yang mulai terukur dan stabil. Dengan restrukturisasi yang dilakukan, Starbucks berharap mampu memperkuat posisi pasar dan mempercepat pertumbuhan dalam lima tahun ke depan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Netanyahu Bawa Starlink ke PBB, Tegaskan Kebebasan Internet
Perdana Menteri Israel menampilkan perangkat Starlink dalam pidato di Majelis Umum PBB, menekankan pentingnya akses internet bebas bagi rakyat Iran yang dibatasi rezimnya.
25 September 2026

Delegasi PBB Tinggalkan Sidang Saat Netanyahu Berpidato
Puluhan perwakilan negara meninggalkan ruang sidang Majelis Umum PBB saat Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyampaikan pidatonya, menunjukkan protes terhadap kebijakan Israel.
25 September 2026

Harga Minyak Dunia Melemah di Tengah Harapan Diplomasi AS-Iran
Harga minyak dunia turun pada Jumat (25/9), dengan Brent mencapai US$105,85 per barel, dipengaruhi harapan penyelesaian konflik antara AS dan Iran meski serangan Houthi ke Arab Saudi masih berlanjut.
25 September 2026

Sarandon dan Einbinder Ditangkap Saat Aksi Protes Pidato Netanyahu di PBB
Aktris Oscar Susan Sarandon dan aktris Hacks Hannah Einbinder ditangkap polisi New York saat ikut demonstrasi menolak pidato Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu di Sidang Majelis Umum PBB.
25 September 2026
Berita Lainnya

Indonesia Bisa Manfaatkan Jeda Pengembangan AI Global
Jumat, 25 September 2026, 12.09 WITA

Google Uji Chip AI di Orbit untuk Proyek Pusat Data Luar Angkasa
Jumat, 25 September 2026, 12.09 WITA

Pajak dan Retribusi Digital Capai Rp165 Triliun di 2026
Jumat, 25 September 2026, 12.09 WITA

Danantara Perkuat Kolaborasi Mineral Strategis dengan CITIC Group
Jumat, 25 September 2026, 12.08 WITA

RAPBN 2027 Siap Disahkan Akhir September
Jumat, 25 September 2026, 12.08 WITA

RI Bisa Ubah Batu Bara Jadi Bensin, Ini Teknologinya
Jumat, 25 September 2026, 12.08 WITA

Solusi Tidak Terima OTP Saat Daftar NPWP Online
Jumat, 25 September 2026, 12.08 WITA

Data Akurat Kunci Efektivitas Subsidi BBM
Jumat, 25 September 2026, 12.07 WITA

