Syahganda Nainggolan Dilantik Jadi Kepala Bakom Gantikan Qodari
Presiden Prabowo melantik Syahganda Nainggolan sebagai Kepala Badan Komunikasi Pemerintah di Istana Negara, menggantikan Muhammad Qodari, dengan latar belakang aktivis yang pernah dipenjara karena protes terhadap omnibus law.
Redaksi iNarasikita·Jumat, 2 Oktober 2026, 17.35 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 3x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Pelantikan Syahganda Nainggolan sebagai Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI digelar secara resmi di Istana Negara, Jakarta Pusat, pada Jumat, 2 Oktober 2025. Ia menggantikan posisi yang sebelumnya diisi oleh Muhammad Qodari, menandai pergeseran strategi komunikasi publik pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. Penunjukan ini menunjukkan keberpihakan pemerintah terhadap figur yang memiliki rekam jejak kuat dalam ranah kritis sosial dan politik.
Latar belakang aktivis Syahganda Nainggolan tidak bisa dipandang sepele. Ia pernah menjadi salah satu tokoh kunci dalam Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) dan sempat ditahan karena kritik tajam terhadap pengesahan Undang-Undang Cipta Kerja. Dalam kasus tersebut, ia divonis hukuman penjara selama 10 bulan dan bebas dari Rumah Tahanan Bareskrim Polri pada Agustus 2021. Pengalaman itu menjadi bagian penting dari narasi perjuangannya dalam menegaskan keberpihakan terhadap keadilan sosial.
Jejak aktivisme Syahganda berakar jauh sejak masa kuliah di Institut Teknologi Bandung (ITB) pada era 1980-an, ketika ia turut serta dalam aksi demonstrasi menentang rezim Orde Baru. Meski sempat dikeluarkan dari kampus, ia melanjutkan studi di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Indonesia. Dari sana, ia terlibat dalam berbagai gerakan politik, termasuk pendirian organisasi Daulat Rakyat yang kemudian bertransformasi menjadi Partai Merdeka. Ia pernah mencalonkan diri sebagai anggota DPR melalui partai tersebut pada Pemilu 2004, dan kembali mencoba di Pemilu 2009 bersama Golkar, meski belum berhasil meraih kursi.
Pada tahun 2010, ia bersama rekan-rekannya mendirikan Sabang Merauke Circle, lembaga kajian publik yang fokus pada isu-isu kebijakan dan tata kelola negara. Di era Presiden Joko Widodo, ia aktif mengkritik kebijakan pemerintah, termasuk respons terhadap pandemi dan kebijakan ekonomi yang dianggap terlalu neoliberal. Pada 25 Januari 2025, ia mendirikan GREAT Institute, lembaga riset yang menyatakan bahwa visi pemerintahan Prabowo sejalan dengan prinsip kerakyatan, keadilan, dan kesejahteraan yang merata. Lembaga ini menilai bahwa arah kebijakan Prabowo berbeda secara mendasar dari pemerintahan sebelumnya.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Jepang Naikkan Biaya Izin Tinggal Permanen 20 Kali Lipat
Jepang menaikkan biaya izin tinggal permanen hingga 200.000 yen, disertai aturan ketat soal penghasilan, bahasa, dan pensiun, sebagai respons terhadap lonjakan populasi warga asing.
2 Oktober 2026

Prabowo Lantik Kabinet Baru, Diplomat Karier Pimpin Luar Negeri
Reshuffle besar-besaran di kabinet Prabowo menggantikan Menlu dan Kapolri, dengan diplomat berpengalaman dilantik sebagai Menlu dan petinggi BNN menjabat Kapolri.
2 Oktober 2026

Netanyahu Ucapkan Terima Kasih pada Pahlawan Penumpang Flydubai
Perdana Menteri Israel mengucapkan terima kasih langsung kepada Yaniv Hion, penumpang yang membantu menangani insiden penerbangan Dubai-Tel Aviv, dalam pertemuan yang penuh haru.
2 Oktober 2026

Indonesia Perkuat Peran di DK PBB Lewat Kampanye 2029–2030
Menteri Luar Negeri Arrmanatha Nasir menegaskan komitmen melanjutkan upaya pencalonan Indonesia sebagai anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB periode 2029–2030 sejak dilantik.
2 Oktober 2026
Berita Lainnya

Pengadilan Batasi Kunjungan Halle Berry ke Anak
Jumat, 2 Oktober 2026, 17.46 WITA

Tiket Final FIFA ASEAN Cup 2026 untuk Indonesia vs Thailand Sudah Bisa Dipesan
Jumat, 2 Oktober 2026, 17.45 WITA

Indonesia Hadapi Vietnam di Semifinal Perebutan Peringkat Sembilan Voli Asian Games 2026
Jumat, 2 Oktober 2026, 17.45 WITA

Baker dan Bergson Berebut Gelar Top Skor ASEAN Cup 2026
Jumat, 2 Oktober 2026, 17.45 WITA

Indonesia Dekati Rekor Medali Asian Games 2026
Jumat, 2 Oktober 2026, 17.45 WITA

Indonesia Naik ke Peringkat 117 Dunia Usai Taklukkan Bangladesh
Jumat, 2 Oktober 2026, 17.45 WITA

MK Tegaskan Wajibnya Alasan Tertulis Sebelum Blokir Konten
Jumat, 2 Oktober 2026, 17.44 WITA

Iran Bantah Dideportasi, Pergi dari AS Sesuai Jadwal
Jumat, 2 Oktober 2026, 17.42 WITA

