Indonesia Perkuat Peran di DK PBB Lewat Kampanye 2029–2030
Menteri Luar Negeri Arrmanatha Nasir menegaskan komitmen melanjutkan upaya pencalonan Indonesia sebagai anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB periode 2029–2030 sejak dilantik.
Redaksi iNarasikita·Jumat, 2 Oktober 2026, 17.42 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 3x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Setelah resmi dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan, Menteri Luar Negeri Arrmanatha Nasir mengumumkan fokus utama kebijakan luar negeri Indonesia pada periode kerja baru: mendorong kembali pencalonan sebagai anggota tidak tetap Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) untuk periode 2029–2030. Pernyataan ini disampaikan dalam kesempatan pertama setelah pelantikan, menegaskan kesinambungan strategi diplomasi yang telah dicanangkan sebelumnya.
Arrmanatha menekankan bahwa langkah ini bukan sekadar aspirasi, melainkan bentuk kontribusi nyata Indonesia dalam menjaga perdamaian global dan memperkuat sistem multilateralisme. Ia menilai bahwa pengalaman Indonesia dalam mediasi konflik dan partisipasi dalam misi pemeliharaan perdamaian PBB menjadi fondasi kuat untuk kembali menempati posisi strategis di forum keamanan internasional.
Pencalonan ini merupakan kelanjutan dari komitmen yang telah disampaikan sebelumnya oleh pejabat sebelumnya, termasuk dalam pidato di Sidang Majelis Umum PBB ke-81 di New York. Pada kesempatan itu, Indonesia menegaskan peran aktif melalui bantuan kemanusiaan, pendekatan diplomasi, dan keterlibatan lintas wilayah serta lembaga internasional. Upaya ini dianggap mampu memperkuat kredibilitas Indonesia sebagai negara yang berkontribusi secara konsisten terhadap stabilitas global.
Indonesia telah tiga kali sebelumnya menjabat sebagai anggota tidak tetap DK PBB, yakni pada periode 1973–1974, 1995–1996, 2007–2008, serta 2019–2020. Dengan pengalaman tersebut, pemerintah menilai bahwa keberhasilan dalam pencalonan kali ini akan menjadi bukti konsistensi dan kepercayaan internasional terhadap peran Indonesia dalam menjaga keamanan dan perdamaian dunia.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Jepang Naikkan Biaya Izin Tinggal Permanen 20 Kali Lipat
Jepang menaikkan biaya izin tinggal permanen hingga 200.000 yen, disertai aturan ketat soal penghasilan, bahasa, dan pensiun, sebagai respons terhadap lonjakan populasi warga asing.
2 Oktober 2026

Prabowo Lantik Kabinet Baru, Diplomat Karier Pimpin Luar Negeri
Reshuffle besar-besaran di kabinet Prabowo menggantikan Menlu dan Kapolri, dengan diplomat berpengalaman dilantik sebagai Menlu dan petinggi BNN menjabat Kapolri.
2 Oktober 2026

Netanyahu Ucapkan Terima Kasih pada Pahlawan Penumpang Flydubai
Perdana Menteri Israel mengucapkan terima kasih langsung kepada Yaniv Hion, penumpang yang membantu menangani insiden penerbangan Dubai-Tel Aviv, dalam pertemuan yang penuh haru.
2 Oktober 2026

Iran Bantah Dideportasi, Pergi dari AS Sesuai Jadwal
Delegasi Iran menegaskan keberangkatan dari New York sesuai rencana, menolak tudingan diusir setelah negosiasi mengenai Selat Hormuz gagal.
2 Oktober 2026
Berita Lainnya

Pengadilan Batasi Kunjungan Halle Berry ke Anak
Jumat, 2 Oktober 2026, 17.46 WITA

Tiket Final FIFA ASEAN Cup 2026 untuk Indonesia vs Thailand Sudah Bisa Dipesan
Jumat, 2 Oktober 2026, 17.45 WITA

Indonesia Hadapi Vietnam di Semifinal Perebutan Peringkat Sembilan Voli Asian Games 2026
Jumat, 2 Oktober 2026, 17.45 WITA

Baker dan Bergson Berebut Gelar Top Skor ASEAN Cup 2026
Jumat, 2 Oktober 2026, 17.45 WITA

Indonesia Dekati Rekor Medali Asian Games 2026
Jumat, 2 Oktober 2026, 17.45 WITA

Indonesia Naik ke Peringkat 117 Dunia Usai Taklukkan Bangladesh
Jumat, 2 Oktober 2026, 17.45 WITA

MK Tegaskan Wajibnya Alasan Tertulis Sebelum Blokir Konten
Jumat, 2 Oktober 2026, 17.44 WITA

Satu Ranjang Bersama Musuhku Tampilkan Misteri dan Cinta Terlarang
Jumat, 2 Oktober 2026, 17.39 WITA

