Target Lifting Migas 2027 Ditetapkan di 1,56 Juta BOEPD
Pemerintah mengusulkan target produksi minyak dan gas nasional pada 2027 mencapai 1,56 juta barel setara minyak per hari, dengan realisasi hingga Juli 2026 baru mencapai 94,8% dari target minyak.
Redaksi iNarasikita·Senin, 31 Agustus 2026, 23.34 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
📷 CNBC IndonesiaKendari, ıNarasikita - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) telah mengusulkan target lifting migas pada Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2027 sebesar 1,56 juta barel setara minyak per hari (BOEPD). Rincian target mencakup produksi minyak bumi sebesar 612.500 barel per hari dan gas bumi sebesar 954.000 BOEPD. Angka ini sedikit lebih rendah dibandingkan target tahun 2026 yang mencapai 1,59 juta BOEPD, menunjukkan penyesuaian realistis terhadap kondisi operasional dan dinamika pasar global.
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menegaskan bahwa penetapan angka produksi tersebut bertujuan untuk memberikan arahan yang lebih terukur bagi Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas). Dalam rapat kerja dengan Komisi XII DPR RI, ia menyampaikan bahwa target tersebut dirancang untuk meningkatkan akuntabilitas dan kinerja operasional kontraktor. Ia juga menyoroti pentingnya pemantauan kinerja secara periodik, khususnya dari dua perusahaan yang paling jauh dari target realisasi.
Hingga 31 Juli 2026, realisasi produksi minyak, kondensat, dan NGL nasional mencapai 578.156 barel per hari, atau setara 94,8% dari target APBN 2026 sebesar 610.000 bph. Dari 20 Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS), dua perusahaan dominan—ExxonMobil Cepu Ltd dan PT Pertamina Hulu Rokan—menunjukkan kinerja paling menurun dibanding target. ExxonMobil Cepu mencatat produksi 124.266 bph dari target 148.500 bph (83,7%), sementara PHR hanya mampu mencapai 133.581 bph dari target 163.859 bph (81,5%).
Realisasi produksi gas bumi hingga Juli 2026 berada pada level rata-rata 6.544 juta standar kaki kubik per hari (MMSCFD), masih di bawah target APBN 2026 sebesar 6.837 MMSCFD. Perbandingan dengan realisasi 2025—606,1 ribu bph minyak dan 6.753 MMSCFD gas—menunjukkan penurunan kinerja produksi pada tahun ini. Pemerintah juga mengusulkan alokasi Cost Recovery sebesar US$ 10,1 miliar untuk mendukung operasional hulu, serta mempertahankan asumsi harga minyak mentah Indonesia (ICP) pada level US$ 75 per barel sebagai patokan dalam perencanaan keuangan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Pertama Kali iOS Berhasil Dioperasikan di Ponsel Android
Para pengembang independen berhasil menjalankan iOS 16 di perangkat Android, membuka jalan eksperimen teknis lintas ekosistem tanpa dukungan resmi dari Apple.
26 Oktober 2026

Pupuk Indonesia Perkuat Irigasi di 5 Wilayah, Dorong Ketahanan Pangan
Pupuk Indonesia bersama Rabu Biru Foundation resmikan infrastruktur irigasi di lima daerah untuk tingkatkan akses air bagi petani lahan tadah hujan.
26 Oktober 2026

Indonesia Butuh Lebih Banyak Penulis Naskah Film Profesional
Ketua BPI ungkap industri film lokal kekurangan talenta, terutama penulis naskah, meski lulusan perfilman jumlahnya melimpah namun hanya sedikit yang masuk ke industri.
26 Oktober 2026

Adegan Pernikahan Chandler Bing Menggambarkan Harapan Terdalam Perry
Keluarga Matthew Perry mengungkapkan kesedihan mendalam saat menyaksikan adegan pernikahan Chandler dan Monica, yang mencerminkan keinginan abang mereka untuk memiliki keluarga di tengah perjuangan melawan kecanduan.
26 Oktober 2026
Berita Lainnya

Ir. H. Andi Pangerang Umar Mantan Bupati Kolaka Meninggal Dunia di Usia 91 Tahun
Senin, 26 Oktober 2026, 13.11 WITA

UIN Kolaka Gelar Adu Kreativitas dalam Bulan Bahasa
Senin, 26 Oktober 2026, 13.06 WITA

Tito Karnavian Masuk Lima Menteri dengan Kinerja Terbaik Menurut Survei
Senin, 26 Oktober 2026, 12.27 WITA

18 Orang Diamankan dalam Gerebek Narkoba di Kampung Madani
Senin, 26 Oktober 2026, 12.26 WITA

Pramono Ajak Warga Dukung JRF 2026, Jakarta Semakin Diperhitungkan Global
Senin, 26 Oktober 2026, 12.26 WITA

Operasi Patuh Jaya 2026 Dimulai, Penindakan Wajib Direkam
Senin, 26 Oktober 2026, 12.26 WITA

Mekanik Tangerang Kaget Dapat Tagihan Pajak McLaren Rp137 Juta
Senin, 26 Oktober 2026, 12.25 WITA

Pria di Madiun Tewaskan Istri Siri dan Anaknya dengan Cara Sadis
Senin, 26 Oktober 2026, 12.25 WITA

