Pupuk Indonesia Perkuat Irigasi di 5 Wilayah, Dorong Ketahanan Pangan
Pupuk Indonesia bersama Rabu Biru Foundation resmikan infrastruktur irigasi di lima daerah untuk tingkatkan akses air bagi petani lahan tadah hujan.
Redaksi iNarasikita·Senin, 26 Oktober 2026, 09.25 WITA·👁 1 orang membaca· 1 hari ini · 4x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - PT Pupuk Indonesia (Persero) secara resmi meluncurkan Program Mata Air Indonesia di Kelurahan Mertelu, Gunungkidul, sebagai bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan melalui peningkatan akses air irigasi. Kegiatan peresmian dilakukan bersama Rabu Biru Foundation dan menargetkan perbaikan kondisi pertanian di wilayah yang kerap mengalami keterbatasan air, terutama saat musim kemarau panjang. Infrastruktur yang dibangun mencakup sumur bor, tangki penampung, jaringan pipa, pompa air, dan panel surya sebagai sumber energi, dirancang untuk mendukung pengairan lahan seluas 28 hektare.
Program ini dilaksanakan di lima lokasi, termasuk Gunungkidul, Grobogan, Pacitan, Sampang, dan Kupang, dengan fokus pada daerah dengan kondisi tanah kering dan kerap terdampak kekeringan. Di Mertelu, yang memiliki karakteristik tanah karst berbatu, ketersediaan air menjadi kendala utama bagi aktivitas pertanian. Dengan sumur bor yang dibangun hingga kedalaman 103 meter dan tandon air berkapasitas 20.000 liter, sistem irigasi berbasis energi surya diharapkan mampu menopang kebutuhan air tanam secara berkelanjutan.
Dalam pelaksanaannya, Pupuk Indonesia juga menyelenggarakan pelatihan bagi 93 petani penerima pupuk bersubsidi, mencakup budidaya satu musim tanam, penggunaan varietas unggul tahan kekeringan, perawatan sumur bor, serta pengelolaan hasil panen. Direktur Utama Pupuk Indonesia, Rahmad Pribadi, menegaskan bahwa program ini merupakan bentuk nilai bersama dalam penerapan tanggung jawab sosial dan lingkungan, di mana ketersediaan air dan pupuk harus bekerja sinergis untuk optimalisasi hasil pertanian.
Harapan besar ditanamkan agar infrastruktur yang dibangun dapat dijaga bersama oleh kelompok tani dan masyarakat setempat, agar manfaatnya berkelanjutan. Ketua Komisi IV DPR RI dan Dewan Pembina Rabu Biru Foundation, Siti Hediati Soeharto, menyambut baik inisiatif ini dan berharap program serupa dapat menjangkau wilayah lain yang membutuhkan. Salah satu petani, Suyoto, menyampaikan apresiasi atas bantuan yang diharapkan mampu meningkatkan hasil panen dan kesejahteraan di Mertelu.
Selain irigasi, dalam kesempatan yang sama, Pupuk Indonesia menyerahkan satu unit ambulans melalui Yayasan Sehat Hijau Sejahtera Yogyakarta untuk mendukung layanan kesehatan darurat di wilayah tersebut. Langkah ini menunjukkan komitmen perusahaan dalam membangun kesejahteraan masyarakat secara holistik, baik di sektor pertanian maupun kesehatan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Indonesia Butuh Lebih Banyak Penulis Naskah Film Profesional
Ketua BPI ungkap industri film lokal kekurangan talenta, terutama penulis naskah, meski lulusan perfilman jumlahnya melimpah namun hanya sedikit yang masuk ke industri.
26 Oktober 2026

Adegan Pernikahan Chandler Bing Menggambarkan Harapan Terdalam Perry
Keluarga Matthew Perry mengungkapkan kesedihan mendalam saat menyaksikan adegan pernikahan Chandler dan Monica, yang mencerminkan keinginan abang mereka untuk memiliki keluarga di tengah perjuangan melawan kecanduan.
26 Oktober 2026

Ubed Siap Laga Penentu di Final French Open 2026
Tunggal putra Indonesia, Moh Zaki Ubaidillah, melangkah ke final French Open 2026 setelah menaklukkan unggulan Prancis dalam pertandingan sengit tiga gim.
26 Oktober 2026

Hilgers Belum Main di Eredivisie, Pelatih Heerenveen Jelaskan Alasannya
Pemain Timnas Indonesia Mees Hilgers belum tampil di kompetisi Eredivisie musim 2026/2027 karena belum siap secara fisik, meski sudah masuk cadangan dalam tiga laga terakhir.
26 Oktober 2026
Berita Lainnya

Lula Menang Pilpres Brasil, Ulangi Sejarah sebagai Presiden Terlama
Senin, 26 Oktober 2026, 09.29 WITA

Singapura Tanggapi Pemangkasan Ekspor Gas RI dengan Langkah Hukum
Senin, 26 Oktober 2026, 09.29 WITA

Pembayaran Gaji ASN Tetap Melalui Perbankan
Senin, 26 Oktober 2026, 09.29 WITA

Indonesia Siap Tentukan Nasib Rating Pasar Modal Sendiri
Senin, 26 Oktober 2026, 09.28 WITA

9 Perusahaan Siap Melantai di Bursa, Tiga Punya Aset Jumbo
Senin, 26 Oktober 2026, 09.28 WITA

Asing Jual Bersih Rp8,73 Triliun, 10 Saham Ini Paling Dijual
Senin, 26 Oktober 2026, 09.28 WITA

Asing Borong Saham Unggulan, IHSG Akhiri Pekan Naik 1,21%
Senin, 26 Oktober 2026, 09.28 WITA

IHSG Diproyeksi Naik Terbatas dengan Risiko Koreksi
Senin, 26 Oktober 2026, 09.25 WITA

