IHSG Diproyeksi Naik Terbatas dengan Risiko Koreksi
Indeks saham diprediksi menguat terbatas pada awal pekan, namun menghadapi potensi koreksi di rentang 5.350 hingga 5.827.
Redaksi iNarasikita·Senin, 26 Oktober 2026, 09.25 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan mengalami penguatan terbatas pada perdagangan Senin (26/10), dengan potensi koreksi yang perlu diwaspadai di kisaran 5.350 hingga 5.827. Analis dari MNC Sekuritas menilai bahwa pergerakan indeks masih terbuka untuk lanjutan penguatan, asalkan mampu menembus level resistance utama di 5.458. Target penguatan selanjutnya diproyeksikan mencapai 5.561, dengan batas bawah support di posisi 5.185 dan 4.915.
Dalam analisisnya, Herditya Wicaksana menekankan pentingnya pergerakan di atas 5.458 untuk mempertahankan momentum penguatan. Namun, jika indeks gagal menembus resistansi tersebut, koreksi berpotensi terjadi, terutama dalam rentang 5.350 hingga 5.827. Ia merekomendasikan empat saham sebagai pilihan, yaitu AMMN, BULL, ENRG, dan GGRM, berdasarkan prospek teknikal yang menjanjikan.
Di sisi lain, Ivan Rosanova dari Binaartha Sekuritas melihat penguatan lima hari berturut-turut pada pekan lalu sebagai sinyal potensi retest (pengujian ulang) terhadap level sebelumnya. Ia menyebut adanya divergensi bearish yang menunjukkan kemungkinan koreksi mendekati akhir gelombang iv. IHSG diperkirakan bergerak di kisaran support 5.185, 4.972, dan 4.767, dengan resistance di 5.561, 5.716, dan 5.936. Rekomendasi saham dari Ivan meliputi AMRT, ASII, PGEO, dan TLKM.
Pada penutupan perdagangan Jumat (23/10), IHSG berakhir di level 5.439, naik 51,35 poin atau 0,95 persen dari posisi sebelumnya. Transaksi pasar mencapai Rp16,19 triliun dengan volume saham yang diperdagangkan sebanyak 43,93 miliar lembar. Dari total saham yang diperdagangkan, 477 menguat, 187 terkoreksi, dan 129 stagnan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Lula Menang Pilpres Brasil, Ulangi Sejarah sebagai Presiden Terlama
Luiz Inácio Lula da Silva kembali menjabat presiden Brasil setelah menang telak dalam pemilu 2026 dengan 51,75% suara, mengalahkan Flavio Bolsonaro, putra mantan presiden.
26 Oktober 2026

Singapura Tanggapi Pemangkasan Ekspor Gas RI dengan Langkah Hukum
Singapura menegaskan kembali komitmen kontrak dan siap ambil langkah hukum atas pemangkasan pasokan gas dari Indonesia, meski dampaknya terbatas di bawah 2% kebutuhan harian.
26 Oktober 2026

Pembayaran Gaji ASN Tetap Melalui Perbankan
Menteri Keuangan dan Menteri PANRB memastikan skema pembayaran gaji ASN tetap menggunakan sistem perbankan, menolak isu pengalihan ke Koperasi Desa Merah Putih yang masih wacana.
26 Oktober 2026

Indonesia Siap Tentukan Nasib Rating Pasar Modal Sendiri
Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad tegaskan pasar modal nasional memiliki fundamental kuat dan mampu menentukan status global tanpa bergantung pada penilaian eksternal.
26 Oktober 2026
Berita Lainnya

9 Perusahaan Siap Melantai di Bursa, Tiga Punya Aset Jumbo
Senin, 26 Oktober 2026, 09.28 WITA

Asing Jual Bersih Rp8,73 Triliun, 10 Saham Ini Paling Dijual
Senin, 26 Oktober 2026, 09.28 WITA

Asing Borong Saham Unggulan, IHSG Akhiri Pekan Naik 1,21%
Senin, 26 Oktober 2026, 09.28 WITA

Keringanan Sanksi Pajak Berlaku Mulai Oktober 2026
Senin, 26 Oktober 2026, 09.25 WITA

IHSG Naik 4,9% di Akhir Pekan, Investor Asing Beli Bersih Rp1,28 Triliun
Senin, 26 Oktober 2026, 09.25 WITA

Pupuk Indonesia Perkuat Irigasi di 5 Wilayah, Dorong Ketahanan Pangan
Senin, 26 Oktober 2026, 09.25 WITA

8 Komoditas Pangan Swasembada, Stok Beras Tembus 4,6 Juta Ton
Senin, 26 Oktober 2026, 09.25 WITA

Indonesia Alihkan Pasokan Gas ke Dalam Negeri
Senin, 26 Oktober 2026, 09.24 WITA

