8 Komoditas Pangan Swasembada, Stok Beras Tembus 4,6 Juta Ton
Dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran mencatatkan kemajuan signifikan dalam kemandirian pangan nasional melalui swasembada delapan komoditas dan rekor pengadaan beras oleh BULOG.
Redaksi iNarasikita·Senin, 26 Oktober 2026, 09.25 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Dalam dua tahun masa kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, pemerintah berhasil menyelesaikan swasembada pada delapan komoditas pangan strategis. Hasil ini berdasarkan proyeksi neraca pangan tahun 2026 yang dikeluarkan Badan Pangan Nasional, menunjukkan bahwa produksi dalam negeri telah melampaui kebutuhan nasional secara keseluruhan. Delapan komoditas tersebut mencakup beras, jagung, gula konsumsi, daging ayam ras, telur ayam ras, bawang merah, cabai besar, dan cabai rawit.
Secara agregat, produksi kedelapan komoditas diproyeksikan mencapai 72,91 juta ton, sedangkan kebutuhan domestik hanya sebesar 68,22 juta ton. Selisih ini menciptakan surplus sekitar 4,69 juta ton, yang menjadi fondasi kuat bagi ketahanan pangan nasional. Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menegaskan bahwa pencapaian ini menunjukkan kemajuan nyata dalam upaya mengurangi ketergantungan pada impor dan memperkuat kemandirian pangan.
Di sektor perberasan, pencapaian terbesar terjadi melalui peningkatan pengadaan cadangan beras pemerintah oleh Perum BULOG. Hingga 11 Oktober 2026, realisasi pengadaan berdasarkan skema Public Service Obligation (PSO) telah mencapai 4.131.492 ton setara beras, melampaui target pemerintah sebesar 4 juta ton sebesar 103,29 persen. Jumlah ini juga menyalip rekor sebelumnya pada 2012 yang hanya sekitar 3,65 juta ton.
Stok cadangan beras pemerintah (CBP) per 11 Oktober 2026 telah mencapai 4,6 juta ton, menandai tingginya kapasitas penampungan dan kesiapan antisipasi terhadap gangguan pasokan. Kondisi ini memungkinkan pemerintah untuk menjaga stabilitas harga, menjamin ketersediaan beras di masa mendatang, serta mendukung program bantuan sosial dan intervensi pasar jika diperlukan.
Kinerja yang diraih menunjukkan konsistensi kebijakan strategis dalam mengelola pangan, dari produksi hingga distribusi. Dengan swasembada di delapan komoditas dan stok beras yang melimpah, pemerintah menegaskan komitmennya untuk menjaga kesejahteraan rakyat melalui pangan yang aman, terjangkau, dan berkelanjutan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Putin Bantah Tuduhan Rusia Dalangi Aksi Protes Eropa
Presiden Rusia Vladimir Putin menolak tudingan bahwa Moskow memicu gelombang unjuk rasa di Eropa, menilai klaim tersebut sebagai upaya menyalahkan pihak luar atas krisis internal negara-negara tersebut.
26 Oktober 2026

Fahri Hamzah Ajak Bangun Kecerdasan Politik Holistik
Wakil Ketua Umum Partai Gelora menekankan pentingnya pendekatan holistik dalam menilai kinerja pemerintahan dua tahun Prabowo-Gibran demi membangun kecerdasan politik yang sehat.
26 Oktober 2026

Gubernur URI Bahas Pendidikan Kepemimpinan dengan Prabowo di Hambalang
Pertemuan Gubernur URI Donny Ermawan Taufanto dengan Presiden Prabowo Subianto fokus pada perkembangan program pemimpin masa depan dan rencana pembangunan kampus baru di Bogor.
26 Oktober 2026

Lonjakan Pasien RS di Kalteng Akibat Kabut Asap, Kemenkes Percepat Bantuan Medis
Jumlah pasien yang dirawat di rumah sakit di Kalimantan Tengah melonjak tiga kali lipat akibat paparan asap karhutla, memicu aksi percepatan distribusi alat bantu napas dari Kemenkes.
25 Oktober 2026
Berita Lainnya

Lula Menang Pilpres Brasil, Ulangi Sejarah sebagai Presiden Terlama
Senin, 26 Oktober 2026, 09.29 WITA

Singapura Tanggapi Pemangkasan Ekspor Gas RI dengan Langkah Hukum
Senin, 26 Oktober 2026, 09.29 WITA

Pembayaran Gaji ASN Tetap Melalui Perbankan
Senin, 26 Oktober 2026, 09.29 WITA

Indonesia Siap Tentukan Nasib Rating Pasar Modal Sendiri
Senin, 26 Oktober 2026, 09.28 WITA

9 Perusahaan Siap Melantai di Bursa, Tiga Punya Aset Jumbo
Senin, 26 Oktober 2026, 09.28 WITA

Asing Jual Bersih Rp8,73 Triliun, 10 Saham Ini Paling Dijual
Senin, 26 Oktober 2026, 09.28 WITA

Asing Borong Saham Unggulan, IHSG Akhiri Pekan Naik 1,21%
Senin, 26 Oktober 2026, 09.28 WITA

IHSG Diproyeksi Naik Terbatas dengan Risiko Koreksi
Senin, 26 Oktober 2026, 09.25 WITA

