Target Penerimaan Pajak 2027 Capai Rp2,59 Triliun
DJP menetapkan target penerimaan pajak tahun 2027 sebesar Rp2,593,4 triliun, naik 12,2 persen dari proyeksi 2026, didukung optimalisasi teknologi dan perluasan basis pajak.
Redaksi iNarasikita·Sabtu, 3 Oktober 2026, 21.03 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Direktorat Jenderal Pajak (DJP) menetapkan target penerimaan pajak pada tahun 2027 sebesar Rp2.593,4 triliun, meningkat 12,2 persen dibandingkan proyeksi tahun 2026 yang sebesar Rp2.310,8 triliun. Angka ini menjadi bagian dari strategi jangka menengah untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas sistem perpajakan nasional. Target tersebut disusun sebagai respons atas dinamika ekonomi dan kebutuhan pendanaan pembangunan yang semakin kompleks.
Dalam paparannya di Bogor, Direktur Jenderal Pajak menyatakan bahwa pencapaian target ini akan diwujudkan melalui penguatan administrasi perpajakan, perluasan basis wajib pajak, serta pemanfaatan optimal sistem Coretax. Peningkatan ini juga diharapkan mendorong tercapainya rasio pajak terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) sebesar 9,26 persen pada 2027, angka tertinggi dalam lebih dari satu dekade terakhir. Sebelumnya, rasio pajak Indonesia belum pernah melampaui angka 9 persen dalam periode satu dekade terakhir.
Untuk mewujudkan target tersebut, DJP akan memperkuat pengawasan berbasis risiko dengan memanfaatkan data besar melalui sistem Compliance Risk Management (CRM), data warehouse, dan integrasi sistem Coretax. Pendekatan ini memungkinkan identifikasi wajib pajak berdasarkan tingkat risiko kepatuhan, sehingga alokasi sumber daya pengawasan dapat lebih tepat sasaran. Fokus utama akan diberikan pada wajib pajak grup, transaksi dengan hubungan istimewa, under invoicing, transfer pricing, serta wajib pajak orang pribadi yang memiliki posisi publik tinggi.
DJP juga memperluas kolaborasi dengan lembaga penegak hukum seperti Kepolisian, Kejaksaan, KPK, dan PPATK dalam penanganan kasus perpajakan. Pendekatan multi-door ini bertujuan untuk memperkuat penegakan hukum dan mempercepat pemulihan aset negara dari pelanggaran perpajakan. Selain itu, DJP akan memperkuat pertukaran data dengan kementerian, lembaga negara, asosiasi, dan pemerintah daerah, serta mengeksplorasi integrasi data perpajakan dengan layanan perizinan melalui mekanisme tax clearance.
Dalam kerangka kebijakan, insentif pajak akan disesuaikan secara lebih selektif dan berbatas waktu, dengan fokus pada sektor yang mendorong penciptaan lapangan kerja, ekspor, investasi, hilirisasi, serta ketahanan ekonomi terhadap perubahan global. Strategi ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas penerimaan pajak tanpa menurunkan daya saing ekonomi nasional.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Dana Hijau Rp8.450 Triliun Dibutuhkan untuk Turunkan Emisi
Indonesia memerlukan dana Rp8.450 triliun hingga 2035 untuk mencapai target penurunan emisi, dengan pendanaan berasal dari dalam dan luar negeri melalui Badan Pengelola Dana Lingkungan Hidup.
3 Oktober 2026

Hainan Jadi Lumbung Ekonomi Baru China dengan Nilai Rp2.000 Triliun
China membangun kawasan perdagangan bebas di Hainan bernilai US$113 miliar untuk memperluas keterbukaan ekonomi dan menarik investasi global.
3 Oktober 2026

IHSG Terpuruk Akibat Reshuffle Kabinet dan Tekanan Asing
Indeks saham turun 1,02% ke level 6.009, dipicu pelemahan sektor dan aksi jual asing pasca-reshuffle kabinet oleh Presiden Prabowo.
3 Oktober 2026

Short Selling Dimulai, Hanya Satu Saham Ditransaksikan Hari Pertama
Dalam hari pertama pelaksanaan short selling, hanya satu saham yang diperdagangkan dari lima saham yang memenuhi syarat, dengan partisipasi 50 investor dan dua sekuritas yang telah siap.
3 Oktober 2026
Berita Lainnya

Tiga Desa di Aceh Jaya Dibangun Jadi Kampung Nelayan Merah Putih
Sabtu, 3 Oktober 2026, 21.27 WITA

Indonesia Raih Medali Perak di Final Padel Putri Asian Games 2026
Sabtu, 3 Oktober 2026, 21.27 WITA

Presiden Mesir Ajak Afrika Perkuat Solusi Damai dan Ekonomi Bersama
Sabtu, 3 Oktober 2026, 21.26 WITA

Apple Perketat Akses Penuh Disk di macOS Akibat Ancaman AI
Sabtu, 3 Oktober 2026, 21.26 WITA

Matcha, Minuman Kaya Antioksidan untuk Kesehatan Holistik
Sabtu, 3 Oktober 2026, 21.25 WITA

Minuman yang Aman dan Tidak Aman Disimpan di Tumbler
Sabtu, 3 Oktober 2026, 21.24 WITA

Korea Selatan Perluas Wisata Medis ke Daerah Lain
Sabtu, 3 Oktober 2026, 21.24 WITA

OpenAI Hentikan Pengembangan GPT-6.1 Astra Akibat Tanda Bahaya
Sabtu, 3 Oktober 2026, 21.09 WITA

