Sabtu, 3 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Tiga Desa di Aceh Jaya Dibangun Jadi Kampung Nelayan Merah Putih

Kementerian KKP alokasikan Rp16,8 miliar untuk pembangunan tiga Kampung Nelayan Merah Putih di Aceh Jaya, fokus pada peningkatan infrastruktur dan kesejahteraan nelayan.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Sabtu, 3 Oktober 2026, 21.27 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
Tiga Desa di Aceh Jaya Dibangun Jadi Kampung Nelayan Merah Putih📷 ANTARA

Kendari, ıNarasikita - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI kini mewujudkan program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di tiga desa di Kabupaten Aceh Jaya, dengan total anggaran sebesar Rp16,8 miliar. Pembangunan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan nelayan melalui peningkatan akses terhadap fasilitas produksi dan pasca panen. Tiga lokasi yang terpilih adalah Desa Panton Makmur, Desa Gle Jong, dan Desa Ujong Muloh, masing-masing dengan alokasi anggaran yang disesuaikan dengan kebutuhan dan skala kegiatan.

Pantauan terkini menunjukkan bahwa tahap awal pembangunan telah dimulai, dengan kontrak kerja telah ditandatangani. Desa Panton Makmur mendapatkan dana Rp3,4 miliar, Gle Jong sebesar Rp6,5 miliar, sementara Ujong Muloh menerima Rp6,9 miliar. Anggaran ini dialokasikan untuk membangun fasilitas krusial seperti dermaga kapal, cold storage, pabrik es mini, hingga sarana pendukung lainnya, tergantung pada tipe fasilitas yang diterapkan.

Dua model pembangunan KNMP diterapkan, yakni tipe hub yang dilengkapi fasilitas lengkap seperti SPBN, dan tipe penyangga yang menyesuaikan dengan kapasitas dan kebutuhan lokal. Fasilitas yang dibangun dirancang untuk mempercepat proses pengolahan hasil tangkapan, menjaga kualitas ikan, serta memperluas akses pasar. Dengan demikian, diharapkan nilai jual hasil perikanan bisa meningkat secara signifikan.

Kepala Dinas Kelautan, Perikanan, dan Pangan Aceh Jaya, Destin Rezawan, menegaskan bahwa program ini diharapkan berjalan sesuai target yang ditetapkan Presiden, guna menciptakan dampak nyata bagi masyarakat nelayan. Ia optimistis, dengan infrastruktur yang memadai, perekonomian nelayan di wilayah tersebut dapat terdongkrak secara berkelanjutan.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya