Sabtu, 3 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Menteri Tito dan Sirait Pantau Pelaksanaan BSPS di Purwakarta

Mendagri dan Menteri Perumahan meninjau langsung pelaksanaan BSPS di Purwakarta untuk memastikan bantuan tepat sasaran dan sesuai kriteria penerima.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Sabtu, 3 Oktober 2026, 21.07 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
Menteri Tito dan Sirait Pantau Pelaksanaan BSPS di Purwakarta📷 CNBC Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian melakukan peninjauan langsung terhadap pelaksanaan Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di Desa Pamoyanan, Kecamatan Plered, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, pada Jumat, 2 Oktober 2026. Kegiatan ini dilakukan bersama Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam memastikan program prioritas Presiden Prabowo Subianto berjalan efektif dan transparan. Kedua menteri mengecek langsung kondisi rumah warga yang diusulkan sebagai penerima bantuan.

Salah satu warga yang menjadi fokus peninjauan adalah Eti Nurhayati, yang menyampaikan rasa syukur atas perhatian pemerintah. Berdasarkan hasil verifikasi lapangan oleh Kementerian PKP, rumahnya memenuhi kriteria penerima bantuan karena memiliki struktur atap yang rapuh, dinding sebagian retak, serta genteng yang rusak dan sering bocor saat hujan. Menteri Sirait menegaskan pentingnya verifikasi fisik dan profil penerima agar program tidak terjadi penyimpangan, dengan menekankan bahwa bantuan harus diberikan kepada keluarga dengan kondisi rumah memprihatinkan dan keterbatasan ekonomi.

Dalam kunjungan tersebut, keduanya juga menyaksikan proses Pemilihan Toko Terbuka (PTT) sebagai bagian dari mekanisme distribusi bahan baku untuk perbaikan rumah. Kehadiran pejabat tinggi ini menjadi simbol kehadiran negara dalam mendukung pencapaian hunian layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Selain Menteri Tito dan Sirait, turut hadir Staf Khusus Menteri Agama Gugun Gumilar, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Jawa Barat, serta perwakilan instansi terkait lainnya.

Tujuan utama kunjungan ini adalah memastikan bahwa setiap tahapan program berjalan sesuai aturan dan benar-benar menguntungkan masyarakat yang membutuhkan. Dengan pendekatan lapangan yang langsung, pemerintah menegaskan komitmen untuk menjaga akuntabilitas dan efisiensi dalam distribusi bantuan sosial.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya