Minggu, 25 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Taspen Dukung Langkah Pemerintah Bayar Pensiun Langsung dari Kas Negara

PT Taspen (Persero) mendukung rencana pemerintah menyalurkan pensiun ASN langsung dari rekening kas umum negara mulai 2027, dengan penekanan pada kesiapan sistem, keamanan data, dan kenyamanan peserta.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Rabu, 14 Oktober 2026, 21.04 WITA·👁 2 orang membaca· 0 hari ini · 29x dibuka
Taspen Dukung Langkah Pemerintah Bayar Pensiun Langsung dari Kas Negara📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - PT Taspen (Persero) menyatakan dukungan terhadap kebijakan pemerintah yang berencana menyalurkan manfaat pensiun aparatur sipil negara (ASN) langsung dari rekening kas umum negara ke rekening pribadi peserta mulai tahun 2027. Perusahaan menegaskan bahwa keberhasilan implementasi mekanisme baru tersebut bergantung pada kesiapan infrastruktur, keamanan data, serta pengalaman pengguna yang optimal bagi para penerima manfaat.

Corporate Secretary Taspen, Henra Hidayat Sastrawijaja, menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen untuk terus mendukung program pemerintah dalam meningkatkan kualitas layanan publik, khususnya dalam pengelolaan dan penyaluran pensiun. Sejak berdiri 63 tahun lalu, Taspen telah menjadi mitra utama dalam menjamin hak pensiun bagi ASN dan pejabat negara, dan tetap berupaya menjaga kualitas pelayanan yang andal dan berkelanjutan.

Henra menekankan pentingnya mempertimbangkan prinsip 5T—tepat orang, tepat jumlah, tepat waktu, tepat tempat, dan tepat administrasi—dalam setiap tahapan penyaluran dana pensiun. Prinsip ini menjadi fondasi utama untuk memastikan hak peserta terpenuhi secara akurat dan tanpa hambatan. Selain itu, sistem yang dikembangkan harus mampu menjaga integritas data serta meminimalkan risiko kesalahan teknis atau administratif.

Pembayaran pensiun tetap berpedoman pada peraturan perundang-undangan yang berlaku, termasuk Peraturan Pemerintah Nomor 25 Tahun 1981 sebagaimana telah diubah melalui PP Nomor 20 Tahun 2013. Taspen menegaskan komitmennya untuk menjalankan pengelolaan dan pembayaran manfaat dengan prinsip tata kelola perusahaan yang baik (GCG), transparansi tinggi, serta akuntabilitas yang kuat.

Pemerintah menilai skema Government-to-People (G2P) Payment akan meningkatkan efisiensi dan akurasi penyaluran dana negara. Menteri Keuangan sebelumnya menekankan bahwa keberhasilan sistem bergantung pada kualitas data penerima pensiun yang akurat dan selalu diperbarui. Dengan pendekatan ini, diharapkan proses pembayaran pensiun menjadi lebih cepat, aman, dan terpercaya bagi seluruh peserta.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya