Tiga Petugas Pertanian Tewas Ditembak di Papua Pegunungan
Menteri Pertanian dan Kepala Bapanas menyampaikan duka mendalam atas tewasnya tiga petugas pertanian saat menyalurkan bantuan ternak di Jayawijaya, Papua, dan menekankan pentingnya keamanan bagi pelaksana program kemanusiaan.
Redaksi iNarasikita·Kamis, 10 September 2026, 15.28 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Andi Amran Sulaiman menyampaikan belasungkawa mendalam atas gugurnya tiga petugas Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya dalam insiden penembakan di Kampung Muliama, Papua Pegunungan, Rabu (9/9) sore. Ia menekankan bahwa para korban tewas dalam menjalankan tugas mulia yakni menyalurkan bantuan ternak kepada masyarakat terpencil, yang seharusnya dilindungi oleh keamanan negara. Amran menyebut mereka sebagai pahlawan pangan yang gugur dalam misi kemanusiaan.
Menurut keterangan resmi, rombongan berangkat dari Wamena menuju Muliama untuk meninjau program cetak sawah dan menyalurkan bantuan ternak. Di tengah perjalanan, mereka diserang oleh kelompok bersenjata saat berada di wilayah Muliama. Tiga petugas—WB (24), AR (49), Kepala Bidang Peternakan, dan AAM (35)—tewas akibat luka tembak. WB meninggal setelah dirawat di RSUD Wamena, sedangkan AR dan AAM meninggal di lokasi akibat luka tembak pada perut dan kepala.
Amran menekankan bahwa program bantuan pangan dan ternak di Papua harus tetap berjalan meski menghadapi ancaman kekerasan. Ia meminta Satuan Tugas Operasi Damai Cartenz serta TNI-Polri segera mengusut tuntas kasus ini dan menjamin keamanan petugas yang menjalankan program kemanusiaan. Ia menegaskan bahwa petugas pertanian tidak memiliki ancaman bagi siapa pun, dan negara harus hadir lebih kuat untuk melindungi mereka yang bertaruh nyawa demi kestabilan pangan rakyat.
Tim gabungan Satgas Operasi Damai Cartenz dan Polres Jayawijaya telah melakukan pengamanan, penyelidikan, serta evakuasi korban pasca insiden. Lokasi kejadian, termasuk sekitar Puskesmas Muliama, telah disisir untuk mengumpulkan bukti. Delapan saksi dari rombongan telah diamankan. Diduga pelaku berasal dari kelompok kriminal bersenjata (KKB) wilayah Nduga, meski identitas dan motif pelaku masih dalam proses pendalaman.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Malon Lam Diciduk Usai Curi Bitcoin Rp4,2 Triliun untuk Beli Mobil Mewah
Bocah Singapura Malone Lam ditangkap setelah mencuri Bitcoin senilai US$245 juta dan menghabiskannya untuk mobil mewah, hiburan mewah, serta penyewaan jet pribadi.
10 September 2026

Pemusnahan Rokok dan Miras Ilegal Capai Rp68,8 Miliar
Bea Cukai Sumbagbar musnahkan puluhan juta batang rokok dan ribuan liter miras ilegal, sekaligus catat realisasi penerimaan negara melebihi target hingga September 2026.
10 September 2026

Polisi Tembak Istri di TK, 44 Anak Selamat
Seorang petugas kepolisian menembak mati istrinya, seorang guru TK, di lokasi kerja, lalu kembali ke rumah dan dikelilingi polisi dalam negosiasi, sementara 44 anak dievakuasi tanpa cedera.
10 September 2026

Ayah Vidi Aldiano Soroti Pencurian Lampu Solar di Makam
Ayah mendiang penyanyi Vidi Aldiano mengonfirmasi pencurian dua lampu tenaga surya di makam anaknya, yang dipasang pertengahan Agustus 2026 untuk menerangi peziarah malam hari.
10 September 2026
Berita Lainnya

Perlindungan Anak Saat Paparan Abu Vulkanik dari Anak Krakatau
Kamis, 10 September 2026, 15.49 WITA

Jaguar Land Rover Potong 4.000 Pekerja Akibat Tekanan Pasar Global
Kamis, 10 September 2026, 15.46 WITA

Atto 1 Pimpin Penjualan Mobil Listrik di Indonesia
Kamis, 10 September 2026, 15.46 WITA

Perpanjang STNK Tanpa KTP Pemilik, Berlaku Hingga 2026
Kamis, 10 September 2026, 15.45 WITA

iPhone Duo Siap Meluncur di Indonesia Akhir 2026
Kamis, 10 September 2026, 15.38 WITA

Apple Perkenalkan Seri Wearables Terbaru dengan Fokus Kesehatan dan Performa
Kamis, 10 September 2026, 15.38 WITA

Apple Perkenalkan iPhone Duo, Ponsel Lipat Pertama Secara Global
Kamis, 10 September 2026, 15.38 WITA

Harga iPhone 18 Pro Series Diprediksi Melonjak di Pasar Indonesia
Kamis, 10 September 2026, 15.38 WITA


