Kamis, 10 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Ayah Vidi Aldiano Soroti Pencurian Lampu Solar di Makam

Ayah mendiang penyanyi Vidi Aldiano mengonfirmasi pencurian dua lampu tenaga surya di makam anaknya, yang dipasang pertengahan Agustus 2026 untuk menerangi peziarah malam hari.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Kamis, 10 September 2026, 15.21 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Ayah Vidi Aldiano Soroti Pencurian Lampu Solar di Makam📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Ayah mendiang Vidi Aldiano, Harry Aprianto Kissowo, mengungkapkan kejadian pencurian dua unit lampu tenaga surya yang dipasang di area pemakaman putranya pada pertengahan Agustus 2026. Informasi tersebut diterima dari petugas penjaga makam, yang melaporkan bahwa kedua lampu tersebut lenyap tanpa jejak setelah tengah hari, Rabu (9/9). Menurut keterangan petugas, lampu masih berada di tempatnya saat dilakukan perawatan taman sekitar pukul 11.00 WIB, namun tidak ditemukan saat pengecekan kembali sekitar jam 12.00.

Ketidaknormalan tersebut langsung ditanggapi oleh Harry dengan nada santai dan sedikit bercanda, menunjukkan sikap tegas namun tetap humanis. Ia menyampaikan kekecewaan secara halus melalui unggahan di media sosial, menyertakan rekaman video dari petugas yang membagikan kronologi kejadian. Dalam komentarnya, Harry menyampaikan doa agar pelaku mendapatkan petunjuk, sekaligus menyentil aksi tersebut dengan humor, menyoroti keanehan tindakan yang dinilainya tidak lazim dalam konteks makam.

Lampu tenaga surya yang dicuri sebenarnya dipasang sebagai bentuk perhatian dan penghormatan terhadap para peziarah yang datang hingga malam hari. Harry menjelaskan bahwa kehadiran fasilitas tersebut dimaksudkan untuk memberikan penerangan alami dan berkelanjutan, terutama karena banyak kunjungan terjadi saat hari mulai gelap. Keberadaan lampu itu juga berdampak positif bagi area sekitar, bahkan sempat dipasang pula di pohon dekat makam Rano Karno yang bersebelahan.

Vidi Aldiano, penyanyi yang dikenal lewat lagu *Nuansa Bening*, tutup usia pada 7 Maret 2026 dalam usia 35 tahun setelah berjuang melawan kanker ginjal sejak akhir 2019. Keberadaan lampu solar panel menjadi simbol kepedulian keluarga terhadap pengalaman spiritual dan kunjungan para pengunjung makam. Meski insiden ini menggambarkan tindakan tidak terpuji, Harry tetap menekankan pentingnya menjaga tempat suci dan nilai kemanusiaan dalam setiap tindakan.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya