Tim Gabungan Tangkap Dua Tersangka Jaringan Amunisi KKB di Waena
Penangkapan dua tersangka di Waena merupakan bagian dari upaya penindakan terhadap jaringan penyuplai senjata dan amunisi ke KKB, setelah sebelumnya 17 orang ditangkap sejak Maret 2026.
Redaksi iNarasikita·Kamis, 15 Oktober 2026, 21.19 WITA·👁 2 orang membaca· 0 hari ini · 26x dibuka
📷 ANTARAKendari, ıNarasikita - Tim gabungan yang terdiri dari Satgas ODC dan Polda Papua kembali melakukan penangkapan terhadap dua individu yang diduga terlibat dalam jaringan distribusi amunisi dan senjata api ke kelompok bersenjata di wilayah Jayapura. Penangkapan dilakukan di Perumnas III Waena, Distrik Heram, pada Kamis (15/10), terhadap RS (37) dan SW (33), berdasarkan pengembangan penyidikan atas kasus sebelumnya. Keduanya diamankan sebagai bagian dari operasi penegakan hukum terhadap peredaran senjata ilegal yang berpotensi memperkeruh situasi keamanan di wilayah tersebut.
Sebelumnya, pada 6 Oktober, tim telah menangkap satu tersangka lain bernama H alias IHB di kawasan Padang Bulan, Heram, yang menjadi titik awal pengungkapan jaringan ini. Penangkapan terhadap RS dan SW dilakukan setelah hasil pemeriksaan menunjukkan keterkaitan langsung mereka dengan SP, yang telah lebih dulu diamankan. RS, yang telah ditetapkan sebagai tersangka, diduga berperan sebagai perantara dalam penyaluran amunisi, sementara SW masih berstatus saksi dalam proses penyidikan. Keduanya kini telah dibawa ke Polda Papua untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Dalam operasi ini, aparat menyita sejumlah barang bukti, termasuk satu amunisi kaliber 9 milimeter, satu Airsoft Gun, empat senjata tajam, dua laptop, 13 ponsel, serta satu unit sepeda motor. Pengungkapan jaringan ini merupakan bagian dari upaya sistematis yang telah dilakukan sejak Maret 2026, dengan total 19 orang telah ditangkap terkait kasus senjata api dan amunisi. Dari jumlah tersebut, 13 orang telah memasuki tahap II penyidikan, dua lainnya sudah pada tahap I, sementara empat orang lainnya masih dalam proses penyelidikan.
Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz, Kombes Yusuf Sutejo, menegaskan bahwa langkah penegakan hukum ini merupakan bagian dari komitmen penuh terhadap pemberantasan jaringan penyuplai senjata yang berdampak pada ketahanan keamanan wilayah. Penangkapan terus dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan untuk memutus rantai distribusi, dengan fokus pada pelaku utama dan penghubung dalam jaringan yang terus berkembang.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Hakim Batalkan Vonis Kartel Bunga, AFPI Soroti Kepatuhan Regulator
Putusan pengadilan membatalkan dakwaan kartel bunga terhadap platform pinjaman daring, dengan menilai kepatuhan terhadap arahan OJK sebagai dasar operasional yang sah.
24 Oktober 2026

Vila Eks Hitler di Alpen Terbakar, Satu Tersangka Ditahan
Sebuah bangunan bersejarah milik Adolf Hitler di pegunungan Alpen terbakar, dengan satu orang ditangkap dan penyelidikan masih berlangsung.
24 Oktober 2026

Unjuk Rasa Massal Guncang Prancis, 135 Orang Ditangkap
Aksi protes besar-besaran di berbagai kota Prancis menewaskan 135 orang ditangkap, menyusul kemarahan sosial terhadap kebijakan pemerintah dan aksi kongres partai sayap kanan.
24 Oktober 2026

Pimpinan CTIF di Singapura Tekankan Kolaborasi Intelijen Anti-Terorisme
Mayjen TNI Rio Firdianto memimpin rapat CTIF Council di Singapura, perkuat sinergi intelijen sembilan negara hadapi ancaman terorisme sekaligus peringati lima tahun berdirinya fasilitas kolaborasi tersebut.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

D-8 Dorong Perdamaian Melalui Diplomasi dan Kolaborasi Ekonomi
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.26 WITA

Madrasah Harus Jadi Ruang Belajar Inklusif dan Aman Digital
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.26 WITA

PLTS Terapung di Waduk Tembesi Capai 74 Persen Progres
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.25 WITA

OJK Sultra Dorong Inklusi Keuangan Lewat BIK 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.25 WITA

Gubernur Kalteng Tanam Pohon di Lokasi Karhutla Tumbang Nusa
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.24 WITA

Menteri Tinjau Langsung BSPS di Jakarta Barat
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.24 WITA
Sulut Juara Umum Kejurnas Pacuan Kuda 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.23 WITA

7 Kebiasaan Sederhana untuk Hidup Lebih Bahagia
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.21 WITA

