Wamenko Optimistis Karhutla Palangka Raya Terkendali dalam Sebulan
Wakil Menteri Koordinator Pangan memperkirakan kebakaran hutan dan lahan di Palangka Raya bisa diminimalisir dalam 14 hari hingga satu bulan jika seluruh pihak berkolaborasi penuh.
Redaksi iNarasikita·Kamis, 15 Oktober 2026, 17.31 WITA·👁 1 orang membaca· 0 hari ini · 21x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Wamenko Bidang Pangan Hanif Faisol Nurofiq menyatakan keyakinan tinggi bahwa tekanan kebakaran hutan dan lahan di Palangka Raya, Kalimantan Tengah, dapat berkurang secara signifikan dalam waktu dekat. Ia menilai, dalam rentang 14 hari hingga satu bulan ke depan, kondisi asap dan aktivitas api bisa dikendalikan, asalkan seluruh elemen terlibat secara sinergis dalam upaya pemadaman. Pernyataan ini disampaikan dalam rapat koordinasi penanggulangan karhutla di Jakarta Barat, Kamis (15/10).
Dalam upaya percepatan penanganan, sejumlah strategi yang sudah dilaksanakan akan diperkuat, termasuk pembasahan lahan gambut, pembangunan sumur bor, serta pemanfaatan larutan surfaktan untuk menekan penyebaran api. Hanif menekankan dua area kritis yang menjadi fokus utama intervensi: wilayah seluas 39 ribu hektare di Palangka Raya yang kerap mengalami hotspot tinggi, serta kawasan lindung gambut seluas 93 ribu hektare di Kabupaten Pulang Pisau. Kedua lokasi tersebut akan menjadi prioritas penanganan dalam waktu dekat.
Tim penanggulangan karhutla akan segera melakukan verifikasi lapangan untuk menentukan langkah konkret, mengacu pada pendekatan yang telah terbukti efektif di Kalimantan Selatan. Dalam kerja sama lintas sektor, Kemenko Pangan bertugas mengawal penanganan karhutla di empat provinsi, termasuk Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Sumatera Selatan, dan Papua Selatan.
Di Kalimantan Selatan, penanganan telah berjalan sejak Agustus dan melibatkan pemerintah daerah, instansi terkait, hingga pelaku usaha. Hasilnya, sekitar 3 ribu hektare lahan yang berada di dekat pusat kota berhasil dikendalikan, membuktikan efektivitas pendekatan kolaboratif. Hanif menegaskan bahwa keberhasilan penanggulangan karhutla bergantung pada konsistensi dan sinergi semua pihak.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Madrasah Harus Jadi Ruang Belajar Inklusif dan Aman Digital
Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI dorong transformasi madrasah menuju lingkungan belajar inklusif, aman secara digital, dan berkeadilan melalui kolaborasi semua pihak.
24 Oktober 2026
Sulut Juara Umum Kejurnas Pacuan Kuda 2026
Kontingen Sulawesi Utara keluar sebagai juara umum Kejurnas Pacuan Kuda Pordasi ke-60 Seri 2 tahun 2026, mengamankan Piala Presiden dalam perhelatan nasional.
24 Oktober 2026

7 Kebiasaan Sederhana untuk Hidup Lebih Bahagia
Studi menunjukkan bahwa kebahagiaan dapat dibangun melalui gaya hidup sehat, interaksi sosial, dan tujuan jangka panjang.
24 Oktober 2026

Pupuk Indonesia Dorong Ketahanan Pangan Lewat Irigasi Berkelanjutan
Pupuk Indonesia bersama Rabu Biru Foundation resmikan sistem irigasi di lima daerah, termasuk Gunungkidul, untuk tingkatkan produktivitas pertanian di lahan tadah hujan.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

D-8 Dorong Perdamaian Melalui Diplomasi dan Kolaborasi Ekonomi
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.26 WITA

PLTS Terapung di Waduk Tembesi Capai 74 Persen Progres
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.25 WITA

OJK Sultra Dorong Inklusi Keuangan Lewat BIK 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.25 WITA

Gubernur Kalteng Tanam Pohon di Lokasi Karhutla Tumbang Nusa
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.24 WITA

Menteri Tinjau Langsung BSPS di Jakarta Barat
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.24 WITA

Makan Sebelum dan Sesudah Olahraga, Kunci Optimalisasi Performa Tubuh
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.20 WITA

Monako Ungguli Dunia sebagai Tempat Tinggal Terbaik 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.11 WITA

Honda Bikers Day 2026 Tancapkan Semangat Kebangkitan di Ambarawa
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.10 WITA

