Sabtu, 24 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Yadi Timo, Aktor Watak Legendaris yang Mengukir Kenangan di Layar

Aktor senior Yadi Timo meninggal dunia pada usia 66 tahun, dikenang melalui berbagai peran ikonik di sinetron dan film anak yang menyentuh generasi tanah air.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Jumat, 16 Oktober 2026, 21.06 WITA·👁 2 orang membaca· 0 hari ini · 139x dibuka
Yadi Timo, Aktor Watak Legendaris yang Mengukir Kenangan di Layar📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Yadi Timo, aktor dengan karier panjang di industri hiburan Indonesia, berpulang pada Jumat, 16 Oktober, pada usia 66 tahun. Ia memulai perjalanannya di dunia seni peran sejak 1996, dengan debut sebagai bintang tamu dalam sinetron Jin dan Jun. Meski tak menonjol di awal, nama pria kelahiran 12 Februari 1960 ini kemudian melejit lewat berbagai peran antagonis yang khas dan kental dengan nuansa komedi gelap.

Salah satu karya yang paling dikenang adalah Petualangan Sherina (2000), di mana ia memerankan Mastur, salah satu penculik anak yang menjadi ikonik karena kombinasi sifat jahat dan tingkah konyol. Adegan mengejar Sherina dan Sadam menjadi salah satu momen paling diingat penonton, menunjukkan kemampuannya membawakan karakter kompleks dengan sentuhan humor.

Selain itu, ia juga dikenal melalui peran sebagai Rohali atau Ali dalam Buku Harian Nayla (2006), sosok ayah yang tegas namun penuh melankoli, jauh dari gambaran antagonis yang biasa dibawakannya. Di Eneng dan Kaos Kaki Ajaib (2007), ia bermain sebagai Om Walat, tokoh pencuri kaos kaki ajaib yang sering gagal karena keegoisannya, dengan tingkah yang menyebalkan namun tetap mengundang tawa.

Yadi Timo juga menjadi bagian penting dari Putri yang Ditukar (2010–2011), sinetron yang menjadi salah satu yang paling populer dengan durasi 676 episode. Ia memerankan Wisnu, karakter licik yang menjadi dalang di balik penukaran bayi, memperkuat reputasinya sebagai aktor yang ahli memerankan tokoh-tokoh gelap. Karier terakhirnya tercatat dalam Ketika Cinta Memanggilmu (2025), di mana ia memerankan Kusno Hermansyah, menandai kehadirannya hingga akhir hayat.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya