Minggu, 25 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Yayasan Tempo Scan Kasih Mulia Diluncurkan untuk Dukung Disabilitas, UMKM, dan Pasien Kanker

Tempo Scan Group resmi mendirikan yayasan baru dengan fokus pada peluang kerja bagi difabel, pemberdayaan UMKM, serta bantuan pengobatan kanker, didukung donasi awal Rp5 miliar.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Minggu, 18 Oktober 2026, 17.58 WITA·👁 3 orang membaca· 0 hari ini · 65x dibuka
Yayasan Tempo Scan Kasih Mulia Diluncurkan untuk Dukung Disabilitas, UMKM, dan Pasien Kanker📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Tempo Scan Group meluncurkan Yayasan Tempo Scan Kasih Mulia sebagai wadah resmi untuk menjalankan program kepedulian sosial yang lebih terstruktur dan berkelanjutan. Yayasan ini lahir sebagai bentuk penghormatan terhadap satu tahun wafatnya Kartini Muljadi, salah satu pendiri perusahaan, sekaligus menegaskan komitmen perusahaan dalam membangun masyarakat yang lebih inklusif dan berdaya. Program utama yang dijalankan mencakup pemberdayaan penyandang disabilitas, pendampingan UMKM dalam ekosistem digital, serta dukungan finansial bagi pasien kanker dari kelompok ekonomi lemah.

Salah satu fokus utama adalah program pelatihan kerja berkelanjutan bagi penyandang disabilitas, yang dirancang dalam empat tahap sistematis. Mulai dari orientasi budaya kerja dan asesmen potensi, pelatihan keterampilan dasar dan fungsional, hingga praktik kerja langsung di lingkungan perusahaan didampingi mentor internal. Proses ini dirancang untuk membangun kepercayaan diri, kemandirian, dan kesiapan peserta dalam memasuki dunia kerja secara nyata. Evaluasi kompetensi akhir menjadi dasar pertimbangan rekrutmen internal, jika sesuai kebutuhan unit kerja.

Untuk mendukung UMKM, yayasan bermitra dengan TempoMart.com sebagai platform digital yang menawarkan biaya akses lebih terjangkau dibandingkan kompetitor. Selain itu, pelaku usaha mikro mendapat pelatihan digitalisasi, seperti optimasi penempatan produk dan strategi iklan agar lebih mudah ditemukan konsumen. Upaya ini bertujuan mengurangi kesenjangan akses dalam era ekonomi digital, terutama bagi pelaku usaha yang berada di wilayah terpencil atau memiliki sumber daya terbatas.

Program terakhir menyasar pasien kanker dari kelompok masyarakat berpenghasilan rendah yang menghadapi kendala finansial dalam menjalani pengobatan. Donasi awal sebesar Rp5 miliar disalurkan atas dasar pengalaman pribadi Handojo S. Muljadi, salah satu pendiri perusahaan, yang kehilangan anggota keluarga akibat kanker karena keterbatasan akses obat. Fokus program bukan pada jumlah penerima, melainkan pada kelangsungan pengobatan, dengan tujuan meningkatkan angka kelangsungan hidup pasien. Semua kegiatan didasarkan pada lima nilai inti perusahaan: kejujuran, kesetaraan, kerja keras, tanggung jawab, dan kebermanfaatan.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya