102 Tersangka Mafia Pangan, Termasuk Pejabat Tinggi Kementan
Menteri Pertanian mengungkap 102 tersangka kasus mafia pangan, termasuk pejabat setingkat direktur di kementerian, dengan penegakan hukum yang didorong langsung oleh arahan presiden.
Redaksi iNarasikita·Jumat, 9 Oktober 2026, 17.31 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 9x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Sebanyak 102 orang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus mafia pangan yang merugikan kestabilan pasokan dan menimbulkan ketimpangan di sektor pertanian. Penyelidikan yang dilakukan aparat penegak hukum menunjukkan adanya keterlibatan oknum dari lingkungan Kementerian Pertanian, bahkan mencakup pejabat tingkat direktur yang kini sedang menjalani proses hukum. Menteri Pertanian menegaskan bahwa sejumlah oknum telah diberhentikan dari jabatan dan diseret ke meja peradilan karena terbukti menyalahgunakan posisi untuk keuntungan pribadi.
Dalam pernyataannya, pihak terkait menyatakan bahwa jumlah tersangka berpotensi meningkat seiring dengan perluasan penyelidikan. Ia memperkirakan bahwa jika tren ini berlanjut, dalam lima tahun masa jabatan, jumlah tersangka bisa mencapai 250 orang. Angka ini muncul dari asumsi bahwa rata-rata 50 kasus terungkap per tahun, menunjukkan betapa luasnya praktik penyimpangan yang selama ini terjadi dalam rantai distribusi pangan.
Langkah tegas ini merupakan implementasi arahan langsung dari kepala negara yang menekankan pentingnya menekan praktik eksploitasi di sektor pangan. Tujuannya adalah menghentikan kebijakan yang merugikan petani dan konsumen, serta memastikan sistem pangan berjalan adil dan berkelanjutan. Pemerintah menegaskan bahwa siapa pun yang bermain curang, tak peduli posisinya, harus bertanggung jawab secara hukum.
Wakil Menteri Pertanian menyatakan bahwa penegakan hukum harus dilakukan secara profesional, berbasis bukti kuat, dan sesuai ketentuan perundang-undangan. Ia menekankan bahwa pemberantasan mafia pangan bukan hanya soal penindakan, tetapi juga perlu diikuti dengan pembenahan tata kelola pangan secara menyeluruh. Upaya ini harus sejalan dengan peningkatan produksi dan perlindungan terhadap petani serta konsumen, demi terwujudnya kedaulatan pangan yang benar-benar berpihak pada rakyat.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Pernikahan Sara dan Demian Berakhir dengan Sepakat, Tanpa KDRT atau Orang Ketiga
Sara Wijayanto dan Demian Aditya resmi berpisah secara damai setelah 12 tahun menikah, menegaskan tidak ada kekerasan dalam rumah tangga atau pihak ketiga dalam perceraian mereka.
9 Oktober 2026

Gugatan Hak Cipta Lagu "Bilang Saja" Kembali Didaftarkan ke PN Jakpus
Arie Bias kembali mendaftarkan gugatan hak cipta terhadap Agnez Mo dan sejumlah pihak terkait penampilan komersial lagu "Bilang Saja" tanpa izin di tiga kota pada Mei 2023.
9 Oktober 2026

Betrand Peto Jalani Pemeriksaan 9 Jam, Bantah Tudingan Kekerasan Seksual
Betrand Peto menjalani pemeriksaan selama sembilan jam di Polda Metro Jaya sebagai saksi dalam kasus dugaan tindak pidana kekerasan seksual, dengan membantah semua tudingan yang disampaikan pelapor.
9 Oktober 2026

Tiga Korban Tewas di Tambang Ilegal Sangihe, Kewaspadaan Lingkungan dan Keselamatan Meningkat
Tiga pekerja tewas dalam dua kejadian berbeda di tambang emas ilegal di Sangihe, memicu desakan agar Kementerian ESDM segera mengambil langkah tegas terhadap aktivitas tanpa izin.
9 Oktober 2026
Berita Lainnya

IMX 2026 Resmi Dibuka dengan Aksi Legenda JDM
Jumat, 9 Oktober 2026, 17.40 WITA

Ojol Masuk Aturan Hukum Nasional Lewat RUU LLAJ
Jumat, 9 Oktober 2026, 17.40 WITA

IMX 2026 Dorong Regenerasi Ilmu Otomotif Lewat Kolaborasi Legenda dan Generasi Muda
Jumat, 9 Oktober 2026, 17.40 WITA

iPhone 18 Pro dan Pro Max Resmi Hadir di Indonesia
Jumat, 9 Oktober 2026, 17.37 WITA

Tiga Peneliti Keselamatan OpenAI Dipecat Usai Soroti Kekhawatiran AI
Jumat, 9 Oktober 2026, 17.35 WITA

Google Batasi Akses AI Gemini untuk Pengguna Gratis
Jumat, 9 Oktober 2026, 17.35 WITA

Presiden COP31 Soroti Krisis Iklim sebagai Ancaman Nyata
Jumat, 9 Oktober 2026, 17.35 WITA

Pabrik Tepung Telur dan Daging Siap Dibangun 2027
Jumat, 9 Oktober 2026, 17.35 WITA

