Minggu, 25 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

19 Tersangka Ditangkap Terkait Jaringan Senjata untuk KKB

Operasi Damai Cartenz berhasil menangkap 19 orang diduga terlibat dalam penyediaan senjata api dan amunisi untuk kelompok kriminal bersenjata sejak Maret 2026.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Jumat, 16 Oktober 2026, 17.48 WITA·👁 2 orang membaca· 0 hari ini · 24x dibuka
19 Tersangka Ditangkap Terkait Jaringan Senjata untuk KKB📷 ANTARA

Kendari, ıNarasikita - Tim gabungan Satuan Tugas Operasi Damai Cartenz berhasil menangkap 19 tersangka yang diduga terlibat dalam jaringan penyediaan senjata api dan amunisi untuk kelompok kriminal bersenjata (KKB) sejak bulan Maret 2026. Penangkapan dilakukan di berbagai wilayah, termasuk wilayah Kota Jayapura, dengan pengungkapan yang menunjukkan adanya aliran logistik senjata yang terorganisir.

Dari total tersangka, dua orang telah memasuki tahap penyerahan berkas lengkap (P21) ke jaksa penuntut umum. Sementara itu, 13 lainnya berada pada tahap II, yakni proses penyerahan tersangka dan barang bukti kepada penuntut umum, sedangkan empat tersangka masih dalam proses pemeriksaan oleh penyidik. Penyidikan dilakukan secara berjenjang sesuai prosedur hukum yang berlaku.

Barang bukti yang disita mencakup 298 butir amunisi, empat magasin panjang senjata SS1, satu magasin pendek senjata SS1, serta satu unit senjata api rakitan. Selain itu, ditemukan pula enam laras senjata api bekas Perang Dunia II dalam kondisi berkarat, yang diyakini berasal dari peninggalan militer lama.

Operasi terus berlanjut dengan upaya pengembangan jaringan yang lebih luas. Tim gabungan menegaskan komitmennya untuk mengungkap dan menangkap seluruh pelaku yang terlibat dalam perdagangan senjata ilegal, sesuai standar operasional yang berlaku. Langkah ini menjadi bagian dari upaya strategis pencegahan dan penanganan ancaman keamanan di wilayah operasi.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya