431 Santri Keracunan Usai Konsumsi MBG di Sidoarjo
Ratusan santri di Sidoarjo keracunan setelah menyantap menu Makanan Bergizi Gratis yang disajikan oleh SPPG Kalitengah, dengan total korban mencapai 431 orang.
Redaksi iNarasikita·Rabu, 2 September 2026, 09.47 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Sebanyak 431 santri dari Pondok Pesantren Manbaul Hikam, Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo, mengalami gejala keracunan setelah mengonsumsi Makanan Bergizi Gratis (MBG) pada Selasa siang, 1 September. Salah satu korban, santriwati berinisial SZ (15), mengungkapkan rasa tidak nyaman saat menyantap sayur tumis buncis baby corn yang terasa asam dan tidak biasa. Menurutnya, kondisi fisik mulai memburuk menjelang sore hari, dengan gejala mual, lemas, dan pusing.
Pengasuh pesantren, Abdul Wahid Harun, menyatakan bahwa seluruh santri yang berjumlah sekitar 1.000 orang turut mengonsumsi MBG tersebut. Ia menegaskan bahwa pihak pesantren tidak terlibat dalam proses pengolahan makanan, melainkan hanya menerima bantuan dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kalitengah. “Tidak ada yang direncanakan. Kami hanya menerima manfaat, bukan mengelola,” ujarnya dalam keterangan malam hari.
Kasus ini melibatkan 19 lembaga pendidikan di Kecamatan Tanggulangin, termasuk SMA, SMP, SD, dan TK, yang turut mengonsumsi makanan dari SPPG yang sama. Wakil Gubernur Jawa Timur dan Ketua Satgas MBG Jatim, Emil Elestianto Dardak, membantah isu kematian korban yang beredar di media sosial. “Tidak benar ada korban meninggal dunia,” tegasnya. Ia menegaskan bahwa fokus saat ini adalah penanganan medis dan investigasi menyeluruh.
Badan Gizi Nasional (BGN) Regional Jawa Timur segera mengambil tindakan, termasuk menghentikan operasional SPPG Kalitengah sebagai langkah antisipatif. Wakil Koordinator BGN Jatim, Teguh Bayu Wibowo, menyebut SPPG tersebut menyuplai sekitar 2.800 porsi harian, dengan sekitar 1.000 porsi di antaranya diberikan ke pesantren. Sampel makanan telah dikumpulkan oleh Dinas Kesehatan Sidoarjo dan kepolisian untuk pengujian laboratorium guna menentukan penyebab keracunan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

PMI Manufaktur RI Masih di Zona Kontraksi
Aktivitas industri manufaktur Indonesia mengalami penurunan pada Agustus 2026, tercatat di level 49,8, menunjukkan penurunan aktivitas produksi.
9 September 2026

Imos 2026 Siap Hadirkan Solusi Mobilitas Modern di Tangerang
Pameran sepeda motor terbesar Tanah Air bakal digelar 20–29 November 2026 di ICE BSD City, menawarkan inovasi teknologi dan beragam solusi mobilitas produktif bagi masyarakat.
8 September 2026

Dana Desa Rp40 T Siap Lunasi Cicilan Kopdes Merah Putih
Pemerintah menjamin pembayaran cicilan proyek Koperasi Desa Merah Putih tidak akan membebani bank negara berkat alokasi dana desa Rp40 triliun per tahun selama enam tahun.
8 September 2026

237 SPBU di Jatim, Bali, NTB, dan NTT Diberi Sanksi BBM Subsidi
Pertamina menerapkan sanksi terhadap 237 SPBU di lima wilayah karena pelanggaran penyaluran BBM bersubsidi hingga September 2026.
8 September 2026
Berita Lainnya

Anak Rentan Iritasi Paru Akibat Abu Vulkanik
Rabu, 9 September 2026, 11.47 WITA

Wisata Bromo Tetap Beroperasi, Syuting Dibekukan Sementara
Rabu, 9 September 2026, 11.46 WITA

7 Langkah Alami Atasi Tenggorokan Gatal Akibat Abu Vulkanik
Rabu, 9 September 2026, 11.46 WITA

7 Makanan Alami Bantu Atasi Lendir di Tenggorokan Akibat Abu Vulkanik
Rabu, 9 September 2026, 11.44 WITA

Penjualan Motor Agustus 2026 Turun Signifikan
Rabu, 9 September 2026, 11.44 WITA

Penjualan Mobil Nasional Agustus 2026 Tumbuh, Toyota Puncaki Peringkat
Rabu, 9 September 2026, 11.44 WITA

Harga Apple Naik Akibat Kelangkaan Chip, Penjualan Tetap Stabil
Rabu, 9 September 2026, 11.37 WITA

Penjualan Mobil Capai Rekor Tertinggi, BYD Masuk Lima Besar
Rabu, 9 September 2026, 11.37 WITA


