Wisata Bromo Tetap Beroperasi, Syuting Dibekukan Sementara
Aktivitas pengambilan gambar dan syuting di kawasan Gunung Bromo ditangguhkan sementara demi mencegah kebakaran lahan akibat musim kemarau ekstrem.
Redaksi iNarasikita·Rabu, 9 September 2026, 11.46 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
Kendari, ıNarasikita - Kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru kini menerapkan pembatasan ketat terhadap aktivitas pengambilan gambar dan syuting, baik komersial maupun nonkomersial. Keputusan ini diambil sebagai langkah pencegahan menyusul kondisi vegetasi yang sangat kering akibat puncak musim kemarau. Badan Pengelola Taman Nasional menegaskan bahwa risiko kebakaran hutan meningkat signifikan, terutama karena aktivitas manusia yang melibatkan peralatan listrik dan bahan bakar.
Kepala Balai Besar TNBTS menegaskan bahwa larangan tersebut berlaku secara menyeluruh terhadap semua pihak, termasuk penyelenggara acara, produsen film, dan perusahaan produksi. Pemberlakuan aturan ini berdasarkan surat resmi yang diterbitkan pada 7 September 2026, bernomor PG.21/T.8/BIDTEK/HMS.01.07/B/09/2026. Pihaknya menekankan bahwa peralatan teknis yang digunakan dalam kegiatan syuting berpotensi memicu percikan api, terutama jika tidak diawasi secara ketat.
Meski demikian, kunjungan wisata ke Gunung Bromo dan Danau Ranu Regulo tetap berjalan normal tanpa hambatan. Masyarakat dan pengunjung diperbolehkan mengunjungi area tersebut sesuai jadwal operasional biasa. Namun, penggunaan kamera untuk tujuan dokumentasi pribadi tetap diimbau dengan kehati-hatian tinggi untuk menghindari risiko kebakaran.
Pihak pengelola menegaskan bahwa pelanggaran terhadap aturan ini akan dikenai sanksi tegas sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku. Dalam waktu dekat, peninjauan kembali terhadap izin aktivitas syuting akan dilakukan secara berkala, tergantung pada kondisi kekeringan dan tingkat risiko kebakaran. Sementara itu, akses menuju Gunung Semeru tetap ditutup total akibat dampak kebakaran hutan yang sebelumnya terjadi.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Eks Ketua DPR Filipina Ditangkap Terkait Skandal Korupsi Rp2,1 Triliun
Mantan Ketua DPR Filipina, sepupu presiden, ditangkap karena dugaan korupsi proyek infrastruktur senilai 7,44 miliar peso (Rp2,1 triliun) selama periode 2022–2025.
9 September 2026

Empat Lukisan Renoir Raib dari Museum di Prancis
Empat karya seni Renoir hilang dari museum di Cagnes-sur-Mer, dua di antaranya telah ditemukan kembali dalam penyelidikan yang masih berlangsung.
9 September 2026

Warga Saudi Jadi Korban Penusukan di Mayfair, Polisi Tangkap Pelaku
Seorang warga asing asal Arab Saudi mengalami penusukan di Mayfair, London, dalam insiden percobaan perampokan yang tidak mengancam jiwa.
9 September 2026

Perselisihan Antrean SPKLU Berujung Kekerasan Fisik
Dua pengendara mobil listrik terlibat baku hantam di SPKLU Samanea, Tangerang, setelah salah satu pihak menolak prosedur antrean digital dan mengklaim telah datang lebih dahulu.
8 September 2026
Berita Lainnya

Anak Rentan Iritasi Paru Akibat Abu Vulkanik
Rabu, 9 September 2026, 11.47 WITA

7 Langkah Alami Atasi Tenggorokan Gatal Akibat Abu Vulkanik
Rabu, 9 September 2026, 11.46 WITA

7 Makanan Alami Bantu Atasi Lendir di Tenggorokan Akibat Abu Vulkanik
Rabu, 9 September 2026, 11.44 WITA

Penjualan Motor Agustus 2026 Turun Signifikan
Rabu, 9 September 2026, 11.44 WITA

Penjualan Mobil Nasional Agustus 2026 Tumbuh, Toyota Puncaki Peringkat
Rabu, 9 September 2026, 11.44 WITA

Harga Apple Naik Akibat Kelangkaan Chip, Penjualan Tetap Stabil
Rabu, 9 September 2026, 11.37 WITA

Penjualan Mobil Capai Rekor Tertinggi, BYD Masuk Lima Besar
Rabu, 9 September 2026, 11.37 WITA

Pabrik BYD Subang Beroperasi, Harga Mobil Listrik Tak Turun Langsung
Rabu, 9 September 2026, 11.37 WITA


