Rabu, 9 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Warga 17 Tahun Dapat Rekening Otomatis Disertai Dana Awal Rp50 Ribu

Pemerintah siapkan rekening bank otomatis bagi warga usia 17 tahun dengan saldo awal Rp50 ribu, terhubung ke NIK, sebagai langkah inklusi keuangan dan digitalisasi ekonomi.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Rabu, 9 September 2026, 11.36 WITA·👁 1 orang membaca· 1 hari ini · 2x dibuka
Warga 17 Tahun Dapat Rekening Otomatis Disertai Dana Awal Rp50 Ribu
Foto: CNBC Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Pemerintah kini mempersiapkan skema pembukaan rekening bank secara otomatis bagi seluruh warga negara Indonesia yang telah mencapai usia 17 tahun dan telah memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP). Langkah ini merupakan bagian dari upaya strategis memperluas akses keuangan formal, khususnya bagi generasi muda yang baru memasuki usia dewasa. Program ini dicanangkan berdasarkan arahan langsung Presiden Prabowo Subianto untuk memastikan setiap warga memiliki fondasi keuangan dasar sejak usia produktif.

Dalam implementasinya, dua bank milik negara dipilih sebagai penyedia layanan, yaitu Bank Rakyat Indonesia (BRI) dan Bank Syariah Indonesia (BSI). Setiap rekening yang terbuka secara otomatis akan langsung diberikan saldo awal sebesar Rp50 ribu dari pemerintah. Dana tersebut dijamin tidak akan dipotong oleh biaya administrasi atau biaya lainnya, bahkan secara khusus akan diatur agar tidak dapat dikurangi oleh pihak manapun, termasuk lembaga pengawas keuangan.

Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian menegaskan bahwa rekening ini bukan hanya untuk penyimpanan dana, tetapi juga akan menjadi saluran utama penyaluran berbagai bentuk bantuan sosial dari pemerintah. Dengan integrasi data kependudukan melalui Nomor Induk Kependudukan (NIK), penyaluran bantuan diharapkan lebih akurat, cepat, dan transparan. Selain itu, rekening tersebut akan terhubung secara otomatis dengan sistem pembayaran digital berbasis QRIS.

Untuk mendukung ekonomi mikro, pelaku usaha kecil dan menengah (UMKM) akan mendapatkan akses QRIS tanpa biaya merchant discount rate (MDR). Dengan tidak adanya biaya tambahan, diharapkan aktivitas transaksi digital dapat meningkat, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi syariah. Integrasi antara identitas kependudukan, rekening bank, dan sistem pembayaran digital diharapkan menjadi fondasi kuat dalam mewujudkan ekonomi inklusif yang berkelanjutan.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya