Air Mengalir dari Atap Pesawat, Penumpang Emosi
Sebuah penerbangan Emirates dari Dubai ke Istanbul mengalami kebocoran air deras dari langit-langit kabin, memicu ketidaknyamanan dan kekecewaan penumpang.
Redaksi iNarasikita·Jumat, 2 Oktober 2026, 15.24 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 2x dibuka
📷 CNN IndonesiaKendari, ıNarasikita - Insiden tak terduga terjadi pada penerbangan EK123 maskapai Emirates, ketika air tiba-tiba mengalir deras dari atap kabin saat pesawat baru saja lepas landas dari Dubai menuju Istanbul. Guyuran air yang mengalir seperti air terjun membasahi sejumlah penumpang, memaksa mereka menghindar dengan menutupi kepala dan tubuh menggunakan selimut yang tersedia. Kejadian ini direkam dalam video amatir yang kemudian viral di media sosial, menunjukkan suasana panik dan keterkejutan di dalam pesawat.
Salah satu penumpang asal Taiwan, Hsin Ying Chang, menceritakan pengalamannya dengan emosi tinggi. Ia menyebut air yang menetes terasa seperti disiram langsung dari atas, tanpa peringatan sebelumnya. Ia juga menyoroti kurangnya respons dari awak kabin, yang tidak memberikan penjelasan langsung atau permohonan maaf selama insiden berlangsung. Setelah dipindahkan ke kursi lain, Chang mengaku tidak mendapatkan akses ke layar hiburan, sehingga harus duduk menghadap dinding hingga akhir penerbangan.
Emirates merespons insiden tersebut dengan pernyataan resmi yang menyatakan bahwa kejadian tersebut disebabkan oleh akumulasi kondensasi udara di area kabin. Maskapai menegaskan bahwa kebocoran hanya terjadi sesaat setelah lepas landas pada 17 September 2026, dan tidak terjadi lagi selama sisa penerbangan. Menurut pernyataan, awak kabin telah mengikuti prosedur standar dengan memindahkan penumpang yang terkena dampak ke kursi kering. Pesawat juga mendarat tepat waktu di Bandara Istanbul tanpa insiden tambahan.
Pihak maskapai menyampaikan permohonan maaf kepada penumpang yang terganggu, menekankan bahwa insiden tersebut tidak berkaitan dengan kerusakan sistem atau kegagalan teknis besar. Secara teknis, kondensasi air dari sistem pendingin pesawat memang bisa terjadi dalam kondisi tertentu, terutama saat perubahan tekanan dan suhu udara di kabin. Meski demikian, kejadian ini tetap menimbulkan kritik terhadap layanan dan komunikasi maskapai saat terjadi gangguan.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Wabah Ebola Bundibugyo di Kongo Tembus 8.000 Kasus
Wabah Ebola yang disebabkan virus Bundibugyo di Republik Demokratik Kongo telah mencatat 8.067 kasus dan 3.901 kematian hingga 26 September 2026, dengan tingkat kematian di atas 48 persen.
2 Oktober 2026

Ketersediaan Bahan Baku Jadi Penghambat Ekspansi Bioetanol Nasional
Keterbatasan pasokan bahan baku domestik menjadi tantangan utama dalam implementasi bahan bakar bioetanol E10 dan E20 di Indonesia.
2 Oktober 2026

AI Bantu Pahami Kesehatan, Tapi Waspadai Risikonya
Penggunaan AI untuk mencari informasi kesehatan meningkat, namun keakuratan dan keamanan jawaban perlu dikroscek sebelum dijadikan dasar pengambilan keputusan medis.
2 Oktober 2026

HP RAM 8GB Mulai Rp1 Jutaan, Ini Pilihan Terbaik 2026
Pada 2026, konsumen bisa menemukan smartphone dengan RAM 8GB di kisaran harga Rp1 jutaan, termasuk model dengan layar AMOLED dan penyimpanan 256GB.
2 Oktober 2026
Berita Lainnya

Indonesia Perkuat Kemitraan Strategis Lewat Fête de l’Archipel 2026
Jumat, 2 Oktober 2026, 15.32 WITA

Synchronize Fest 2026 Rilis Daftar Penampil Lengkap
Jumat, 2 Oktober 2026, 15.32 WITA

Perusahaan Pelanggar HAM Bisa Dilarang Akses Kredit
Jumat, 2 Oktober 2026, 15.32 WITA

Bendungan Jragung Siap Beroperasi Awal 2027 untuk Irigasi 4.500 Hektare
Jumat, 2 Oktober 2026, 15.31 WITA

Dana Cadangan Daerah Disetujui Rp5,6 Triliun untuk Stabilitas APBD
Jumat, 2 Oktober 2026, 15.31 WITA

AI Lanjut Berpotensi Picu Krisis Eksistensial, Perusahaan Soroti Risiko dalam IPO
Jumat, 2 Oktober 2026, 15.31 WITA

Jepang dan Filipina Gelar Latihan Gabungan Pertama Berbasis ACSA
Jumat, 2 Oktober 2026, 15.30 WITA

7 Makanan Pendorong Kesehatan Rambut dari Dalam
Jumat, 2 Oktober 2026, 15.29 WITA

