Akhlaqi Resmi Jabat Menteri Pertahanan Iran
Parlemen Iran menyetujui Mehrdad Akhlaqi sebagai menteri pertahanan baru dengan dukungan mayoritas, menyusul gugurnya pejabat sebelumnya dalam serangan AS-Israel.
Redaksi iNarasikita·Minggu, 18 Oktober 2026, 21.06 WITA·👁 3 orang membaca· 0 hari ini · 26x dibuka
📷 ANTARAKendari, ıNarasikita - Parlemen Republik Islam Iran secara resmi mengesahkan Mehrdad Akhlaqi Ketabchi sebagai menteri pertahanan negara dalam sidang virtual yang digelar pada hari Minggu. Dalam proses pemungutan suara, Akhlaqi meraih dukungan 237 anggota parlemen, dengan 15 menolak dan tidak ada yang abstain dari total 277 suara yang hadir. Keputusan ini menandai kelanjutan kepemimpinan di kementerian yang kini menghadapi tekanan strategis akibat eskalasi regional.
Akhlaqi menggantikan Aziz Nasirzadeh, yang gugur dalam serangan awal oleh koalisi AS-Israel pada 28 Februari. Sebelumnya, jabatan itu diisi sementara oleh Majid Ebn al-Reza. Dalam pernyataan pertamanya setelah disahkan, Akhlaqi menegaskan bahwa Iran telah mempersiapkan langkah antisipatif terhadap ancaman penggunaan bom MOAB, atau yang dikenal sebagai “Mother of All Bombs”, oleh Amerika Serikat. Ia menyatakan bahwa persiapan militer negara telah memadai untuk menanggulangi ancaman tersebut.
Ia juga mengingatkan Presiden AS Donald Trump akan konsekuensi logistik dan manusia jika bom tersebut digunakan, dengan implikasi serius terhadap keselamatan pasukan Amerika di wilayah konflik. “Jika dia menjatuhkan satu bom, dia harus mempertimbangkan berapa banyak pasukan yang harus ditarik dalam posisi horizontal,” ujarnya, yang secara implisit menyoroti risiko tinggi bagi militer AS. Menurut Akhlaqi, kesiapan Iran menjadi salah satu alasan utama Washington belum mengambil tindakan ekstrem.
Dalam pidato sebelum pemungutan suara, Akhlaqi menekankan bahwa respons Iran terhadap serangan lanjutan dari AS dan Israel akan bersifat “mengejutkan dan luas”, menyerukan tanggung jawab penuh atas dampak regional dan global. Ia menegaskan komitmen untuk memperkuat front perlawanan dan memperluas kapasitas produksi pertahanan di seluruh jaringan industri nasional. Prioritasnya mencakup peningkatan riset, modernisasi struktur kementerian, serta kesiapan strategis menghadapi ancaman masa kini.
Akhlaqi, yang telah lama berkarier di Kementerian Pertahanan, sebelumnya memimpin Organisasi Industri Dirgantara Iran dan pernah dikucilkan oleh AS karena keterlibatan dalam program rudal negara. Ia mengakui telah berada dalam “daftar pembunuhan” musuh-musuhnya selama 35 tahun, tetapi menegaskan tekad untuk terus memperkokoh kekuatan pertahanan nasional sebagai bagian dari strategi ketahanan jangka panjang.
Komentar Pembaca (0)
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.
Berita Terkait

Gubernur Kalteng Tanam Pohon di Lokasi Karhutla Tumbang Nusa
Gubernur Kalteng lakukan penanaman pohon di wilayah terdampak kebakaran hutan dan lahan sebagai bagian dari rehabilitasi lingkungan dan ajakan bersama jaga kelestarian alam.
24 Oktober 2026

Menteri Tinjau Langsung BSPS di Jakarta Barat
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman meninjau program BSPS di Cengkareng untuk memastikan bantuan bedah rumah sampai tepat sasaran kepada masyarakat berpenghasilan rendah.
24 Oktober 2026

Pemerintah dan Pertamina Percepat Siap Operasional Kilang RDMP Balikpapan
Pemerintah dan Pertamina memastikan kesiapan operasional Kilang RDMP Balikpapan dengan progres 99 persen, demi menjaga keandalan pasokan energi nasional.
24 Oktober 2026

Pemerintah Perkuat Rantai Pasok Pangan Hadapi Tantangan Iklim
Menteri Pertanian menekankan perlunya perbaikan rantai pasok pangan untuk mengatasi disparitas harga antara peternak dan konsumen di tengah ancaman iklim ekstrem.
24 Oktober 2026
Berita Lainnya

D-8 Dorong Perdamaian Melalui Diplomasi dan Kolaborasi Ekonomi
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.26 WITA

Madrasah Harus Jadi Ruang Belajar Inklusif dan Aman Digital
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.26 WITA

PLTS Terapung di Waduk Tembesi Capai 74 Persen Progres
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.25 WITA

OJK Sultra Dorong Inklusi Keuangan Lewat BIK 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.25 WITA
Sulut Juara Umum Kejurnas Pacuan Kuda 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.23 WITA

7 Kebiasaan Sederhana untuk Hidup Lebih Bahagia
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.21 WITA

Makan Sebelum dan Sesudah Olahraga, Kunci Optimalisasi Performa Tubuh
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.20 WITA

Monako Ungguli Dunia sebagai Tempat Tinggal Terbaik 2026
Sabtu, 24 Oktober 2026, 23.11 WITA

