Sabtu, 24 Oktober 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

Amran Rancang Fokus Tugas Dua Wamentan untuk Dorong Produktivitas

Menteri Pertanian membagi tugas dua wakilnya: satu fokus eksekusi program fisik, lainnya kembangkan inovasi dan swasembada komoditas strategis.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Senin, 19 Oktober 2026, 17.46 WITA·👁 2 orang membaca· 0 hari ini · 81x dibuka
Amran Rancang Fokus Tugas Dua Wamentan untuk Dorong Produktivitas📷 CNN Indonesia

Kendari, ıNarasikita - Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengungkapkan struktur tugas baru bagi dua wakil menterinya setelah pelantikan resmi oleh Presiden Prabowo Subianto. Wakil Menteri Pertanian I, Letjen TNI (Purn) Muhammad Saleh Mustafa, ditugaskan secara khusus menangani pelaksanaan program fisik seperti pompanisasi dan pencetakan sawah baru. Tugas ini menekankan aspek eksekusi dan pencapaian target kinerja di lapangan.

Sementara itu, Wakil Menteri Pertanian II, Alim Setiawan Slamet, mendapat mandat untuk mempercepat peningkatan produktivitas pertanian melalui inovasi dan pemanfaatan teknologi. Ia akan memimpin pengembangan sistem pertanian modern, termasuk Program Pertanian Modern Advanced Agriculture System (PM-AAS), yang berpotensi menaikkan hasil panen padi hingga lebih dari 10 ton per hektare.

Alim menegaskan bahwa kolaborasi dengan perguruan tinggi dan lembaga riset nasional akan menjadi fondasi utama dalam programnya. Ia menyatakan rencana segera menjajaki kerja sama dengan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi untuk memperkuat integrasi riset dan teknologi dalam sektor pertanian. Fokus utama juga mencakup peningkatan produksi kedelai dan bawang putih guna memperkuat swasembada nasional.

Dengan struktur ini, Amran menekankan pentingnya sinergi antara eksekusi lapangan dan pengembangan kebijakan berbasis inovasi. Pelantikan Alim sebagai wakil menteri, yang sebelumnya menjabat rektor IPB University, menandai dimulainya era baru dalam pendekatan strategis dan teknologis di Kementerian Pertanian.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya