Senin, 14 September 2026
iNarasikita — Mengubah Scroll Menjadi Senyuman

APEX Perkuat Modal Lewat Private Placement 218 Juta Saham

Emiten pengeboran minyak dan gas, APEX, siap lakukan private placement 218 juta saham senilai Rp70,9 miliar kepada dua lembaga keuangan global untuk perbaikan struktur modal dan konversi utang.

Oleh iNarasikitaRedaksi iNarasikita·Rabu, 2 September 2026, 12.29 WITA·👁 0 orang membaca· 0 hari ini · 1x dibuka
APEX Perkuat Modal Lewat Private Placement 218 Juta Saham📷 CNBC Indonesia

Kendari, ıNarasikita - PT Apexindo Pratama Duta Tbk (APEX) tengah menyiapkan aksi korporasi private placement sebanyak 218 juta saham dengan harga pelaksanaan Rp325 per saham. Transaksi ini melibatkan HSBC Bank Plc dan The Hongkong and Shanghai Banking Corporation Ltd sebagai investor utama. Nilai keseluruhan transaksi mencapai US$4,1 juta atau setara dengan Rp70,9 miliar, yang ditargetkan mengurangi beban utang dan meningkatkan kesehatan struktur permodalan perusahaan.

Dilusi maksimum yang ditimbulkan dari aksi ini diperkirakan mencapai 5,79%, berdasarkan keterbukaan informasi yang disampaikan ke Bursa Efek Indonesia. Rencana ini masih menunggu persetujuan dari Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang direncanakan berlangsung pada 7 Oktober 2026. Proses ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat posisi keuangan perusahaan di tengah dinamika industri energi yang terus berubah.

Di sisi lain, APEX berhasil meraih kontrak baru dari PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM) untuk layanan pengeboran lepas pantai. Nilai kontrak tersebut diperkirakan mencapai US$74,3 juta atau sekitar Rp1,16 triliun. Proyek ini akan dilaksanakan di wilayah Delta Mahakam, Kalimantan Timur, dan diharapkan dapat meningkatkan tingkat utilisasi rig serta mendukung pertumbuhan pendapatan operasional perusahaan secara signifikan.

Kedua kebijakan—perkuat modal melalui private placement dan perolehan kontrak besar—dipandang sebagai langkah sinergis untuk memperkokoh posisi APEX di pasar jasa pengeboran lepas pantai. Dengan dukungan modal yang lebih stabil dan aliran pendapatan yang diperkuat, perusahaan bertekad menjaga kelangsungan operasional dan kinerja keuangan di tengah tekanan eksternal.

Komentar Pembaca (0)

Tanpa daftar · komentar bertautan ditinjau dulu

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar.

Iklan
Iklan

Berita Terkait

Berita Lainnya